Berita

ANAS URBANINGRUM/NET

Perkenalkan Rumah Pergerakan, Anas Sindir Konvensi Demokrat

MINGGU, 15 SEPTEMBER 2013 | 13:51 WIB | LAPORAN:

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengutarakan bahwa dipilihnya rumahnya sebagai markas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) bukan tanpa alasan.

Menurutnya, rumah adalah tempat PPI membangun nuansa kekeluargaan dengan mengutamakan semangat kebersamaan.

"Bukan suasana kantor yang seringkali pragmatik, kadangkala oportunis. Rumah adalah spirit kebersamaan, kekeluargaan, spirit kehangatan suatu keluarga," kata Anas saat meresmikan Rumah Pergerakan di kediamannya, Jalan Teluk Semangka, Duret Sawit, Jakarta, Minggu (15/9).


Anas memastikan, pemilihan kediamannya sebagai markas Rumah Pergerakan juga bukan melalui mekanisme penetapan, apalagi konvensi.

"Pemilihannya bukan melalui penetapan, bukan juga melaui konvensi. Tapi, rumah ini dipilih karena kesamaan pergerakan, itu alasannya," ujarnya.

Seperti diketahui, sebelas peserta Konvensi calon presiden Demokrat juga akan diperkenalkan hari ini di Hotel Sahid, Jakarta. Anas menambahkan, secara ideologis, Rumah Pergerakan terbuka bagi mereka yang ingin berjuang dan berikhtiar agar perputaran roda Indonesia makin baik, yang maju dan bermartabat. Dia berharap agar martabat bangsa dapat menjadi penjuru di rumah itu.

"Di rumah inilah terbuka untuk bicara, berpikir, berdiskusi. Bahkan, saya berharap terjadi perdebatan-perdebatan yang hangat, tajam yang ujungnya diharapkan bisa menemukan peta jalan menuju Indonesia yang bermartabat," jelasnya.

"Itulah mengapa warga PPI memilih rumah dan bukan kantor, kalau kantor sudah banyak, dan ruman itulah yang kita rindukan bersama," demikian Anas.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya