Berita

John Kerry dan Sergey Lavrov/NYT

Dunia

AS dan Rusia Akhirnya Temukan Kesepakatan tentang Senjata Kimia Suriah

MINGGU, 15 SEPTEMBER 2013 | 06:23 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Amerika Serikat dan Rusia mencapai kesepakatan dalam pembicaraan mengenai senjata kimia Suriah. Menteri Luar Negeri AS John Kerry dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menyampaikan hasil pertemuan dalam jumpa pers yang digelar di Swiss hari Sabtu kemarin (14/9).

Suriah diminta menyampaikan daftar lengkap mengenai senjata kimia yang mereka miliki selama ini. Laporan itu harus diserahkan dalam waktu satu minggu sejak kesepakatan. Selain itu, inspektor internasional juga akan berada di Suriah sampai bulan November mendatang.

"Ini dapat mengakhiri ancaman bahwa senjaata (kimia) itu bisa digunakan tidak hanya untuk menghadapi rakyat Suriah, tetapi juga tetangga Suriah," ujar Kerry seperti dikutip dari CNN.


Presiden AS Barack Obama dari Washington mengatakan hasil pembicaraan kedua negara mewakili gagasan penting untuk menghancurkan senjata kimia Suriah di bawah kontrol dunia internasional.

"Tentu ada konsekuensi yang akan terjadi bila pemerintahan Assad tidak menjalankan kerangka kerja yang disepakati hari ini. Dan bila diplomasi gagal, AS akan mempersiapkan diri untuk melakukan aksi," ujarnya.

Sementara dari Suriah dilaporkan Perdana Menteri Wael Nader al-Halqi menyambut baik hasil pembicaraan AS dan Rusia itu. Menurut Kantor Berita Suriah yang dikutip CNN, dia juga mengatakan bahwa negaranya tengah mencari jalan keluar mendasar dari krisis yang tengah terjadi selama 2,5 tahun. [dem]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya