Berita

Dunia

Draf Pelindungan Tenaga Kerja Migran Maroko Diapresiasi PBB

SABTU, 14 SEPTEMBER 2013 | 13:48 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Baru-baru ini Raja Muhammad VI dari Kerajaan Maroko meminta pemerintah Maroko menyusun draf strategi dan rencana kerja berkaitan dengan penguatan perlindungan terhadap pekerja migran dan imigran. Dalam kaitan itu, Raja Muhammad VI meminta agar pemerintah Maroko menjalin komunikasi intens dengan Badan PBB untuk Perlindungan HAM.

Maroko merupakan salah satu negara pertama yang meratifikasi Konvensi Internasional Perlindungan Hak Pekerja Migran dan Anggota Keluarganya (1993).

Kantor Sekjen PBB Ban Ki-Moon hari Kamis kemarin (12/9) mengapresiasi tekad kuat Raja Muhammad VI itu.


"Sekeretaris Jenderal PBB mendorong pemerintahan di Kerajaan Maroko untuk mengimplementasikan rekomendasi Dewan Nasional HAM Kerajaan Maroko," ujar Jurubicara Sekjen PBB, seperti dikutip dari Maghreb Arab Press.

Sekjen PBB berharap setelah diimplementasikan, draf strategi dan rencana kerja ini dapat meningkatkan kualitas imigran di Maroko terlepas apapun status mereka.

Sekjen PBB juga meminta pemerintahan di Maroko menjalin kerjasama dengan Komisi Tinggi HAM PBB untuk menjamin bahwa semua pekerja migran mendapatkan keadilan dan perlindungan menghadapi eksploitasi dan kekerasan. [dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya