Berita

hatta rajasa-jokowi/net

Hatta-Jokowi Saling Melengkapi

JUMAT, 13 SEPTEMBER 2013 | 15:40 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Amanat Nasional (PAN) menyambat baik wacana duet Hatta Rajasa-Joko Widodo.

"Kombinasi Hatta dan Jokowi memang sesuai," ujar Ketua DPP PAN Bara Hasibuan kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 13/9).

Alasannya, kedua tokoh tersebut, saling melengkapi. Terutama dalam aspek kebutuhan untuk melanjutkan pembangunan ekonomi. Mengingat ancaman ekonomi global saat ini, Indonesia perlu pemimpin yang memahami dan telah teruji dalam mengelola persoalan ekonomi.


"Pak Hatta punya pengalaman panjang di pemerintahan mengingat sudah 12 tahun duduk di kabinet dengan posisi yang beragam," sambung politikus muda PAN ini.

Apalagi, secara geografis Hatta, yang berasal dari Sumatera dan Jokowi dari Pulau Jawa, juga sangat ideal. Meski, Bara mengaku partainya belum fokus kepada pencapresan. "Tapi saat ini PAN masih fokus pada pemilihan legislatif," demikian Bara.

Kemarin, politisi senior PDIP Hendrawan Supratikno menjelaskan Megawati Soekarnoputri sudah legowo menyapreskan Jokowi. Deklarasi akan dilakukan pada Januari 2014.

Saat ditanya siapa cawapres yang akan mendampingi Jokowi, Hendrawan langsung menjawab, kalau dari internal partai ada 3 P: Puan Maharani (putri Megawati dari Taufik Kiemas), Prananda Prabowo (anak kedua Mega dari almarhum Letnan Satu Penerbang Surindro Supjarso), dan Pramono Anung, bekas Sekjen PDIP yang kini menjabat Wakil Ketua DPR.

Kalau dari eksternal partai, cawapres yang digodok Tim 11 PDIP, ada beberapa orang. Di antaranya, Abraham Samad (Ketua KPK), Mahfud MD (bekas Ketua MK), Jenderal (Pur) Pramono Edhie Wibowo, Prabowo Subianto (Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra), dan Ketua Umum PAN merangkap Menko Perekonomian,  Hatta Radjasa. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya