Berita

FOTO: PUSPEN TNI

Pertahanan

Komandan PMPP Buka Latihan Satgas Kizi TNI Konga XXXII-C/ Minustah

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2013 | 15:34 WIB | LAPORAN:

Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) Brigjen TNI, AM Putranto mewakili Asops Panglima TNI membuka latihan penyiapan Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXII-C/ Minustah Haiti tahun 2013, yang dipimpin oleh Dansatgas, Mayor (CZI) Alfius Navirinda Krisdinanto di Pusdikzi Kodiklat TNI AD, Bogor Jawa Barat.  Kamis (12/9).

Asops Panglima TNI dalam amanatnya yang dibacakan Komandan PMPP di depan 167 anggota Satgas mengatakan bahwa  latihan penyiapan ini perlu dilaksanakan dengan baik agar setiap personil maupun satuan mampu mempertahankan dan bila perlu meningkatkan keberhasilan tugas-tugas yang ditetapkan oleh PBB. Materi latihan yang akan diterima selama satu bulan adalah materi umum berupa core pre deployment training material (CPTM), ditambah beberapa materi aplikasi yang dirancang khusus guna mendukung kelancaran pelaksanaan tugas.

Lebih lanjut Asops Panglima TNI mengatakan, semua materi yang akan dipelajari merupakan bekal persiapan yang dirancang sedemikian rupa, sehingga sesuai dengan SOP dan ROE didaerah misi serta sejalan dengan tuntutan operasi penugasan. Untuk itu, diperlukan kecerdasan berpikir, kerjasama dan loyalitas serta kesiapan fisik dan mental yang tinggi. Tidak kalah pentingnya, harus mengenal dan memahami karakteristik wilayah Haiti yang tentu sangat berbeda dengan negara Indonesia, baik dari sudut geografis, demografis maupun kondisi sosial budayanya.


Sebelum mengakhiri amanatnya Asops Panglima TNI memberikan atensi dan penekanan antara lain: Pertama tingkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa  sehingga benar-benar siap melaksanakan latihan atau tugas operasi dimanapun berada.

Kedua laksanakan latihan ini dengan penuh rasa tanggung jawab, kesungguhan, dedikasi dan disiplin yang tinggi. Ketiga manfaatkan latihan ini untuk meningkatkan profesionalisme perorangan, kerjasama kelompok serta hubungan dalam satuan sebagaimana nantinya di daerah operasi.

Keempat tingkatkan kemampuan berbahasa khususnya kemampuan menggunakan bahasa Inggris dan Perancis serta penggunaan tehnologi informasi karena akan sangat diperlukan sebagai alat komunikasi di daerah operasi khususnya dan komunitas internasional pada umumnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakapuskes TNI, Waaster Panglima TNI, perwakilan pejabat Mabes TNI dan pejabat Koter setempat.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya