Berita

Politik

Kementerian Agama Diminta Serius Perhatikan Jamaah Haji di Tanah Suci

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2013 | 00:23 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Secara tegas anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Inggrid Kansil meminta pemerintah khususnya Kementrian Agama secara serius untuk memperhatikan jamaah hajin tahun ini yang sudah mulai diberangkatkan secara bertahap. Menurut Inggrid, agar para jamaah khusu dalam melaksanakan ibadah rukun Islam yang kelima itu, salah satu yang perlu diperhatikan adalah sarana dan prasarana jamaah saat di Tanah Suci.

"Ibadah haji merupakan rukun iman ke lima yang sifatnya menjadi wajib bagi ummat muslim. Dalam pelaksanaan prosesi ibadah tersebut tentunya harus didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai," tegas Inggrid kepada wartawan di Jakarta, kemarin.

Inggrid mengatakan Komisi VIII yang menangani masalah haji sudah meminta pihak Kemenag agar optimal memberikan pelayanan bagi jamaah baik transportasi dan akomodasi selama di Arab.


Selain itu, kata isteri Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan ini, ada beberapa point yang menjadi perhatian khusus komisinya seperti larangan penggunaan transportasi Pemerintah yang belum di setujui oleh kerajaan Arab, penyedian katering dalam nasi box, penambahan petugas keamanan di sana untuk menjaga jamaah haji Indonesia.

Perhatian lainnya tertuju pada permintaan untuk tidak menggunakan Mina Jadid di area Mina dengan asumsi jamaah kita sudah berkurang 40 ribu dan penegasan untuk jamaah yang tertunda tahun ini menjadi jamaah prioritas di tahun 2014 tanpa menambah selisih biaya haji.

"Dan yang menjadi catatan khusus prosesi lempar jumrah (Jamarat) di Mina, karena jamaah haji dari berbagai penjuru dunia terkonsentrasi di satu titik," katanya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, ungkap Inggrid, pihaknya meminta penambahan jumlah personel keamanan dan armada transportasi, serta meminta Kemenag agar menginstruksikan kepada para petugas medis mengecek kesehatan para jamaah secara intens. Sehingga, ketika prosesi Jamarat akan berlangsung, jamaah yang diketahui sakit dan tidak dalam fit disarankan tidak melakukan Jamarat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kita harapkan berkurangnya keluhan untuk tahun ini. Dengan begitu para jamaah terlayani dengan baik," harap Inggrid.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya