Berita

Pertahanan

KPK Sudah Serahkan Rekaman Sebelum dan Sesudah Penembakan

RABU, 11 SEPTEMBER 2013 | 20:25 WIB | LAPORAN:

. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) cepat tanggap dengan menyerahkan hasil rekaman Closed Circuit Television (CCTV) menjelang dan sesudah terjadinya peristiwa penembakan anggota Provost Polisi Air dan Udara Mabes Polri, Aipda Anumerta Sukardi, kepada pihak kepolisian.

"Sejak tadi pagi kami berkordinasi dengan pihak Polda dan Bareskrim Polri, diantaranya analisa rekaman dan rekaman. Sudah disampaikan ke pihak Polda dan Bareskrim," kata Jurubicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (11/9).

Johan Budi menambahkan, KPK pasti membantu pihak kepolisian mencari pelaku penembakan Bripka Sukardi.


"Kami atas nama KPK ucapkan belasungkawa baik terhadap keluarga petugas kepolisian yang kemarin tertembak, maupun kepada institusi Polri. Kami akan bantu sepenuhnya dalam rangka cari pelaku penembakan," tegas Johan Budi.

Anggota Provost Polisi Air dan Udara Mabes Polri, Aipda Anumerta Sukardi, ditembak orang tak dikenal tepat di depan gedung KPK, Jalan HR Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin malam. Sukardi saat itu sedang mengawal enam truk dari Tanjung Priok menuju Kuningan.

Sukardi tewas dengan tiga luka tembak di bagian dada, perut,dan bahu. Kelompok pelaku penembakan diduga berjumlah empat orang. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya