Berita

tb hasanuddin/net

Pertahanan

TEROR KEPADA POLRI

TB Hasanuddin: Ini Lebih Sporadis, Kalap, Liar dan Berbahaya

RABU, 11 SEPTEMBER 2013 | 12:08 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kelompok-kelompok teroris sudah mensumblimasi. Kelompok-kelompoknya tak bisa lagi diidentifikasi dan tak terorganisir sepertinya halnya kesatuan-kesatuan militer.

Wakil Ketua Komisi I DPR, Mayjen (Purn) Tubagus Hasanuddin, memandang bahwa para pelaku teror yang belakngan ini mengincar aparat Polri, berupa unit-unit kecil dengan semangat pribadi-pribadi dengan alat yang mereka miliki.

"Ini lebih sporadis, lebih kalap, liar dan membahayakan. Jadi saya sarankan, polisi tidak usah bingung analisa ini pelaku keturunan siapa, kampung halamannya di mana dan apa aliran kebatinannya. Sekarang, kembalilah ke analisa dari TKP untuk bahan penyelidikan dan penyidikan," ujar TB Hasanuddin kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Rabu, 11/9).


Mantan Sekretaris Militer Presiden yang bergelimang pengalaman intelijen ini menegaskan, aparat intelijen tidak bisa memvonis identitas pelaku dengan berandai-andai. Aparat keamanan harus lebih dulu menangkap dan buktikan.

"Pelaku penembakan dari Juli sampai tadi malam itu saya indikasikan dengan cara yang sama, modus yang sama, kemampuan yang hampir sama, jadi pelakunya sama," kata petinggi PDI Perjuangan ini. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya