Berita

eva kusuma sundari/net

Pertahanan

Eva Sundari Minta Perkuat Kerjasama Intelijen Antar Instansi

RABU, 11 SEPTEMBER 2013 | 10:25 WIB | LAPORAN:

Penembakan anggota polisi Bripka Sukardi kemarin malam menegaskan bahwa ancaman terhadap terorisme masih nyata.

"Sungguh menyesakkan dada melihat para kopral bergelimpangan jadi sasaran tembak jaringan teroris yang beroperasi seperti rantai terputus," ujar anggota Komisi III DPR Eva Kusuma Sundari saat dihubungi wartawan, Rabu (11/9).

Eva berharap, dari pertemuan anti terorisme internasional yang saat ini digelar Kementerian Pertahanan dihasilkan strategi baru dalam menghadapi modus baru terorisme.


"Saya berharap kerja intelijen antar instansi keamanan seperti BAIS, BIN, Densus 88 diintensifkan untuk mempersempit ruang gerak teroris, sehingga menjadi pencegahan yang efektif," kata Eva.

Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan ini menambahkan, pemerintah juga harus melakukan isolasi ketat terhadap para napi "ideolog" yang sampai saat ini masih mendekam di lembaga pemasyarakatan.

Hal ini dimaksudkan demi memutus rantai komando terhadap para pengikut jaringan teroris di luar Lapas. Tidak mungkin eksekutor bertindak tanpa komando dari para ideolog.

"Teroris mengincar polisi karena Polri simbol negara di bidang keamanan. Harapannya, jika polisi bisa didelegitimasi maka masyarakat akan terteror," demikian Eva. [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya