Berita

BASUKI T PURNAMA/NET

Olahraga

Ahok Mau Ubah Perda Larang PKL Berdagang di Tempat Umum

SELASA, 10 SEPTEMBER 2013 | 19:39 WIB | LAPORAN:

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama ingin pedagang kaki lima berkembang di ibukota. Karena itu pihaknya akan merevisi Peraturan Daerah (Perda) yang melarang PKL berjualan di beberapa titik keramaian di tengah kota.

"Selama ini, peraturan daerah mengatakan kaki lima tidak boleh berjualan di taman. Nah kami ingin mengubah aturan itu," kata Ahok, sapaan pendamping Joko Widodo tersebut di Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (10/9).

Ahok jelaskan, Perda tersebut akan ditambah dengan peraturan khusus di mana PKL yang diizinkan berdagang di tempat umum harus ikut menjaga kebersihan lingkungan.
Bila tidak, PKL bersangkutan diusir dari lokasi tempat mereka berdagang. Salah satu area yang  akan dijadikan uji coba oleh Pemprov DKI adalah Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat.

Bila tidak, PKL bersangkutan diusir dari lokasi tempat mereka berdagang. Salah satu area yang  akan dijadikan uji coba oleh Pemprov DKI adalah Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat.

"Makanya kita mau uji coba di Taman Suropati. Kita akan tegaskan ke pedagang agar jangan buang sampah minyak gorengan ke pohon atau rumput. Kalau kotor, kamu diusir. Orang kan banyak datang, banyak yang beli makanan. Masa sih kotor," ujarnya.

Jika uji coba tersebut berhasil, Pemprov berencana menerapkan aturan serupa di seluruh taman yang terdapat di Jakarta. Tidak hanya taman, PKL juga akan mendapat tempat di area Monas, gedung-gedung perkantoran, serta kegiatan Pasar Malam Pemprov DKI atau Night Market.

Untuk di perkantoran, Pemprov DKI tidak ingin ada lagi batas tembok antara pedagang dengan area gedung. Langkah ini supaya mempermudah akses karyawan bisa keluar dan masuk ke lokasi PKL. Selain itu, Pemprov DKI pun berniat memberi kesempatan PKL berdagang di trotoar, seperti di lingkaran Hotel Indonesia.

"Kami ambil contoh Sudirman, Thamrin, atau di lingkaran HI itu. Kami bakal bikin pembatas lalu dibuka untuk semua (pedagang)," ujarnya.[wid] 

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya