Berita

sprindik palsu jw

Tanpa Bantahan BW Pun, Loyalis Anas Tak Percaya Jero Wacik Jadi Tersangka

JUMAT, 06 SEPTEMBER 2013 | 10:28 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto sudah menyangkal bahwa dirinya telah menandatangani surat perintah penyidikan alias Sprindik atas nama Jero Wacik, terkait kasus suap yang melibatkan Kepala SKK Migas nonaktif, Rudi Rubiandini.

Tanpa penjelasan Bambang tersebut pun, loyalis Anas Urbaningrum tidak percaya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral itu jadi tersangka, seperti disebutkan dalam sprindik yang beredar tadi malam.

"Saya tidak percaya dengan sprindik itu," ujar Mamun Murod Al Barbasy kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Jumat, 6/9).


Namun berbeda dengan Bambang yang mengungkapkan pihaknya masih fokus memeriksa para tersangka yang sudah ada, Mamun menegaskan, jangankan mengeluarkan sprindik, melayangkan surat panggilan terhadap Jero Wacik saja, mungkin KPK tidak punya nyali.

"Buktinya sampai saat ini masih maju mundur untuk sekadar mau panggil JW (Jero Wacik). Makanya saya tidak percaya dengan sprindik itu. Mana berani KPK tangkap JW. Kan di belakang JW ada kekuatan politik besar. Ada juga pemodal besar," demikian penulis buku Anas Urbaningrum Tumbal Politik Cikeas ini.

Pimpinan KPK memang sudah pernah berjanji akan memanggil Jero Wacik. Bahkan pada 24 Agustus lalu, Ketua KPK Abraham Samad menegaskan, pekan depan pihaknya akan memeriksa politikus senior Partai Demokrat itu.

Alasannya, ada beberapa hal yang harus diklarifikasi KPK terkait ditemukannya sejumlah uang di ruang kerja sekretaris jenderal Kementerian ESDM. Tapi sampai saat ini, Jero Wacik belum pernah dipanggil lembaga anti korupsi itu. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya