Berita

sprindik palsu rachmat yasin

Bambang Widjojanto juga Sangkal Bupati Bogor Ditetapkan Sebagai Tersangka

JUMAT, 06 SEPTEMBER 2013 | 09:55 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto juga menyangkal telah menandatangani surat perintah penyidikan alias Sprindik atas nama Rachmat Yasin terkait kasus suap rencana pembangunan tempat pemakaman bukan umum (TPBU) di Tanjung Sari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Bambang mengatakan, KPK saat ini masih fokus menggarap para pihak yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. "Sama mas, KPK masih konsentrasi dengan tersangka yang sudah ditetapkan," ujar Bambang kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Jumat, 6/9).

Dalam kasus tersebut, KPK sudah menetapkan lima tersangka. Yaitu Direktur PT Garindo Perkasa Sentot Susilo, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Iyus Djuher, pegawai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor Usep Jumenio, Nana Supriatna, Listo Welly Sabu, serta Kepala Badan pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan, Syahrul R Sampurnajaya (SRS).


Tadi malam, beredar sebuah surat elektronik foto kopi surat perintah penyidikan alias Sprindik terhadap Bupati Bogor Rachmat Yasin dalam kasus pemberian izin lahan Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU).

Selain Rahmat Yasin, juga beredar dalam waktu bersamaan 'sprindik' Jero Wacik atas kasus suap yang melibatkan Kepala SKK Migas nonaktif, Jero Wacik.

Pasal yang menjerat Rahmat Yasin sama seperti yang tertulis dalam "sprindik" Jero Wacik. Begitu juga dengan pimpinan KPK yang menandatangani sprindik. Yang beda, di Sprindik Rahmat Yasin sudah tertulis tanggal dikeluarkannya surat, yakni 22 Mei 2013. Sementara Sprindik Jero Wacik hanya dicantumkan bulan Agustus 2013 tanpa menyebutkan tanggal. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya