Berita

Pencapresan Gita Wirjawan Sangat Tidak Baik

Urus Kedelai Saja Gagal
KAMIS, 05 SEPTEMBER 2013 | 02:05 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Secara fatsun politik, tindakan Gita Wirjawan sangatlah tidak baik. Dalam berbagai iklan, Gita mengesankan diri sanggup memimpin bangsa dan negara, tetapi dalam kenyataanya dia gagal menjalankan tugasnya sebagai Menteri Perdagangan.

"Seharusnya Gita konsen dengan pekerjaannya sebagai Menteri Perdagangan, kecuali mau mundur," ujar . Direktur SUN Institute, Andrianto, kepada Rakyat Merdeka Online, Rabu (4/9).

Salah satu contoh kegagalan Gita adalah mengurusan kedelai. Gita gagal memenuhi pasokan kedelai dari luar yang menjadi tanggungjawabnya sebagaimana ditugaskan Presiden SBY melalui Peraturan Presiden yang diterbitkan Mei 2013. Sehingga untuk tahun ini harga kedelai mengalami kenaikan sebesar 49 persen menjadi Rp 8.200 per kg.


Andrianto mengingatkan Gita untuk melakukan evaluasi diri apa pantas maju sebagai capres. Bukankah dalam berbagai kesempatan Presiden SBY meminta agar menteri fokus bekerja karena umur pemerintahan tinggal setahun lagi.

"Langkah Gita yang ngotot nyapres sangat membingungkan karena posisinya sebagai Menteri Perdagangan tanpa prestasi," tutur Andrianto.

Lebih lanjut Andrianto mengatakan Gita percaya diri terkait pencapresannya karena geer didukung SBY padahal sejak awal SBY tidak merestui pencapresan Gita. Enam bulan lalu, salah satunya karena kasus kedelai, SBY sudah membuka sinyal tidak mendukung Gita. Begitu sebaliknya dengan Gita. Gita sudah menerima sinyal tidak didukung SBY.

"Saat ditanya mana ijin SBY, Gita jawab tidak perlu. Itu artinya Gita geer duluan," tandas Andrianto.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya