Berita

JOKO WIDODO/NET

Rumah Kaca

Jokowi Didesak Selidiki Dana Hibah KONI DKI

RABU, 04 SEPTEMBER 2013 | 20:07 WIB | LAPORAN:

Direktur Eksekutif Jakarta Publik Service (JPS), Syaiful Jihad meminta Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengevaluasi pimpinan KONI DKI Jakarta.

Empat wakil ketua KONI diketahui rangkap jabatan di sejumlah cabang olahraga. Imbasnya, dana hibah ratusan miliar yang dikelola KONI DKI tidak transparan.

"Jokowi harus berani mengevaluasi pengurus KONI DKI Jakarta. Mesjid, Gereja, Vihara dan rumah ibadah yang mendapatkan anggaran hibah atau bantuan sosial hanya beberapa juta saja harus terbuka," tegas Syaiful saat dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu (4/9).


Syaiful jelaskan bahwa tanpa campur tangan Jokowi maka tidak mungkin KONI DKI transparan mengelola dana hibah tersebut. Salah satu bukti yang ditunjukkan Syaiful adalah website KONI DKI yang masih mencantumkan pengurus periode lama.

"Kalau mau transparan dengan anggaran yang berasal dari rakyat, sebaiknya KONI DKI juga perlu mempublish siapa saja yang jadi pengurus dan pengurus cabang-cabang olah raga yang bernaung di bawah KONI DKI. Sehingga masyarakat tahu pengurus KONI DKI saat ini," desaknya.

Syaiful juga mempertanyakan anggaran World Golf Junior Tournament tahun 2013 yang menelan dana sampai Rp 1 miliar serta anggaran invitasi atau kejuaraan bidang-bidang olahraga tertentu yang berkisar Rp 125-250 juta.

"Kalaupun anggaran bertambah juga tidak ada persoalan selama dilakukan secara transparan dan akuntabel," tegas Syaiful.

Sebelumnya Bendahara Umum KONI DKI, Dody Rahmadi Anwar mengatakan bila pihaknya mendapat dana hibah sebesar Rp 107 miliar. Dana tersebut dianggarkan ke berbagai cabang olahraga. Namun ketika ditanya detailnya dia mengaku lupa.

"Kalau soal Rp 13 miliar, itu untuk dianggarkan ke cabang-cabang olahraga. Tapi saya lupa cabang mana saja, itu urusannya bidang bimbingan prestasi," terangnya.

Melalui penjelasan tersebut, Syaiful mempertanyakan anggaran dana hibah di KONI DKI.

"Anggaran hibah jangan jadi bancakan," ujarnya.

Diketahui, para pengurus KONI yang rangkap jabatan dimaksud adalah Waketum KONI DKI yang juga ketua Cabor Catur, Audi Tambunan, Sekretaris Umum KONI DKI sekaligus ketua Cabor Pordasi/Berkuda, Alex Atmasubrata, Bendahara Umum sekaligus wakil ketua Forki, Doddy Almar dan Wakil Ketua Umum II KONI DKI sekaligus ketua Cabor PBSKI, Icuk Sugiarto. Selain itu juga Gede Sudjana yang Waketum III merangkap Ketua Wushu DKI serta Ketua Cabor Panahan/Perpani, Didi Affandi merangkap Ketua Bidang Dana dan Usaha.

"Adanya rangkap jabatan di KONI DKI makin menguatkan dugaan tidak transparannya pengelolaan anggaran khusunya anggaran yg berasal dari dana hibah APBD DKI Jakarta," pungkas Syaiful.[wid]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya