Berita

Mestinya Nama Nurcholish Madjid juga Diusulkan sebagai Nama Jalan

SELASA, 03 SEPTEMBER 2013 | 13:54 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Orientasi tim 17 yang selalu melihat kepangkatan dan jabatan struktural di pemerintahan menjadi tolak ukur seseorang layak ditasbihkan namanya di jalan-jalan besar negara seperti mewarisi tradisi Orde Baru.

Yaitu, hanya mereka yang punya jabatan di pemerintahan dan militerlah yang layak disebut pahlawan dan karenanya layak dikenang dan diabadikan di jalan-jalan negara.

Sementara kaum pergerakan, intelektual yang sekalipun menghabiskan seluruh totalitas umur dan waktu mereka untuk memerdekakan, mengarahkan dan memajukan Indonesia tak layak diabadikan di jalan.


Oleh karenanya, nama seperti almarhum Nurcholish Madjid misalnya, yang hampir seluruh usianya diabdikan untuk mengarahkan dan membangun Indonesia yang sesuai falsafah dan tujuan kemerdekaannya serta memiliki peran sangat besar bagi peralihan kekuasaan rezim Orde Baru ke reformasi dengan cara elegan, terhormat dan tanpa gejolak, mestinya layak mendapat nominasi dijadikan sebagai nama jalan di ibu kota negara.

"Hal ini sekaligus memberi pendidikan bahwa semua warga negara dengan posisi dan keahlian mereka masing-masing layak mendapat tempat monumental di republik ini selama mereka memiliki kontribusi positif bagi kemajuan, perbaikan dan pencapaian Indonesia yang lebih baik," ujar Direktur Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti (Selasa, 3/9).

Karena itu, Ray menolak nama Soeharto sebagai pengganti nama jalan Medan Merdeka Barat. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya