Berita

rudi rubiandini/net

Penuntasan Kasus Suap Rudi Rubiandini Jadi Ukuran Kinerja KPK

SELASA, 03 SEPTEMBER 2013 | 08:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Masyarakat akan memantau penanganan kasus suap terhadap Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) nonaktif Rudi Rubiandini.  Karena ini akan menjadi tolak ukur KPK dalam menangani kasus-kasus lainnya.

Demikian ditegaskan Ketua Aliansi Rakyat untuk Perubahan (ARUP) Rizal Ramli (Senin malam, 2/9).

“Kita bisa lihat bagaimana KPK menyelesaikan kasus Migas. Apakah sampai ke Menterinya? Kalau berani, berarti Abraham Samad akan berani menyentuh yang lainnya. Ini semua seperti aliran sungai kecil-kecil yang masuk ke sungai besar dan akhirnya bermuara ke ‘istana hitam’. Kalau Bung Abraham Samad dengan KPK-nya mau mendengarkan suara rakyat yang menginginkan kejelasan kasusnya, tentu dia akan menuntaskannya,” kata Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid ini.


Terkait ‘aliran sungai-sungai kecil’ yang ujungnya ke ‘istana hitam’ tersebut, Rizal Ramli berharap KPK benar-benar menelusurinya dengan baik.

Karena itu, KPK jangan hanya sibuk bertanya-tanya seputar perempuan-perempuan cantik di sekeliling Fathanah, terdakwa kasus suap pengurusan izin impor daging sapi, seperti halnya pada kasus mafia Migas.

"Tidak lucu ada jatah minyak mentah untuk pemerintah yang dijual lagi ke trader. Nanti trader atau broker yang kemudian dijual lagi ke Petral. Dari sini Petral menjual kembali ke Pertamina. Kenapa tidak langsung dijual ke Pertamina? Sistem ini benar-benar merugikan negara dan rakyat Indonesia. Semua ini tidak mungkin bisa terjadi tanpa ada dukungan dari kekuasaan. Ada peran ‘istana hitam” di balik semua ini," tegasnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya