Berita

mega-jokowi/net

PDIP Tak akan Tetapkan Jokowi Sebagai Capres dalam Rakernas

SELASA, 03 SEPTEMBER 2013 | 07:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

PDI Perjuangan akan menggelar Rakernas pada 6-8 September mendatang. Rakernas itu sudah tentu akan menjadi peristiwa politik yang menyita perhatian baik pada tataran nasional maupun internasional.

"Sebab partai yang dipimpin mantan Presiden RI, Megawati Soekarnoputri (MS) itu pastinya akan membicarakan pencapresan," ujar pengamat politik senior AS Hikam (Selasa, 3/9).

Menurut Hikam, nama Joko Widodo-yang merupakan capres terkuat di ranah opini publik-akan semakin menjadi magnet bagi siapapun untuk memantau Rakernas ini. Meski begitu, Rakernas diyakini tidak akan serta merta memutuskan Gubernur DKI Jakarta itu sebagai capres dari partai berlambang banteng gemuk ini tersebut.


"Saya cenderung melihat DPP PDIP akan 'sangat ekstra hati-hati  sekali' dan tak buru-buru menyebut nama Jokowi secara definitif dalam Rekernas," ungkapnya.

Kemungkinan para petinggi PDIP hanya akan sampai pada membuat kriteria atau maksimum isyarat yang mudah ditebak oleh publik siapa yang digadang-gadang sebagai capres. Kemungkinan lain, lewat Rakernas ini PDIP juga akan membuka pintu bagi parpol lain untuk mengajukan cawapres.

"Ini semacam antisipasi jika diperkirakan PDIP terlalu berat kalau harus mengusung capres-cawapres sendiri. Rakernas PDIP kali ini adalah sebuah momentum sejarah bagi partai ini dang bangsa kita. Semoga akan menghasilkan keputusan strategis yang membawa kejayaan NKRI," demikian bekas Menristek ini. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya