Berita

Kongres Prodem Tipu-tipu Jelang Pemilu

SENIN, 02 SEPTEMBER 2013 | 23:27 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kongres V Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (Prodem) yang diinisiasi Beathor Suryadi dinilai menyalahi code of conduct organisasi. Pasalnya, Beathor, seperti pengakuannya sendiri, sudah demisioner dari jabatan sebagai Ketua Majelis Prodem sejak tahun 2010.

"Sangat lucu ketika orang sudah mengaku demisioner bisa-bisanya membentuk kepanitian kongres. Inilah watak aktivis tua yang sudah kebelet berkuasa," ujar Sekjen Prodem, Andrianto, kepada Rakyat Merdeka Online, Senin (2/9).

Bahkan, tegas Andrianto, seandainya pun Beathor masih menjabat sebagai Ketua Majelis, ia tidak berhak untuk menyelenggarakan kongres. Menurut code of conduct Prodem, yang berhak menyelenggarakan kongres adalah Sekretaris Jenderal. Dalam code of conduct Prodem dijelaskan tugas Ketua Majelis adalah menggelar rapat-rapat dengan para senator se-Indonesia sebagai curah gagasan menyikapi situasi nasional. Sedangkan tugas Sekretaris Jenderal adalah melaksanakan tugas eksektuif memimpin jalannya organisasi Prodem.





Beathor, kata Andrianto, tidak pernah sekalipun menggelar rapat dengan para senator. Hal itu membuktikan Beathor tidak memiliki kapasitas melaksanakan segala kewajibannya.

Dia pun menyayangkan tindakan Beathor yang memprovokasi aktivis-aktivis tua mau menggelar kongres mendekati pemilu 2014. Padahal, para aktivis Prodem saat ini sedang giat-giatnya melakukan konsolidasi menyikapi situasi nasional terkini.

"Oleh karena itu kami tegaskan, bahwa kepanitiaan kongres yang diklaim telah terbentuk hanyalah boneka Beathor semata. Aktivis pergerakan yang cerdas tidak akan tertipu oleh kongres tipu-tipu ala Beathor," pungkas Andrianto.[dem]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya