Berita

jusuf kalla/net

JK: Indonesia Butuh Banyak Pengusaha

SABTU, 31 AGUSTUS 2013 | 16:56 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, Indonesia dengan populasi 240 juta jiwa, berpotensi menjadi negara maju.

Hal itu dikatakan pria yang karib disapa JK ini dalam ceramah tentang kewirausahaan di gedung perpustakaan, Universitas Indonesia (UI), Depol, Sabtu (31/8).

"Semua potensi ada di Indonesia, termasuk kekayaan alam. Kita bisa jadi negara besar dan maju," kata JK.


Syarat jadi negara maju, katanya, negara itu benar mengelola pemerintahnya, dan jumlah pengusaha yang banyak. Sayangnya, lanjut dia, Indonesia masih sangat kekurangan jumlah pengusaha.

"Kita masih sedikit (pengusahanya), tidak sampai 1,5 persen dari jumlah penduduk. Padahal idealnya minimal 2 persen," jelas Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia ini.

Kontribusi pengusaha, katanya, bagi pembangunan sangat besar, salah satunya melalui pembayaran pajak. Kalau pembangunan lancar, Indonesia sangat potensi jadi negara maju.

Di hadapan ratusan calon pengusaha muda, JK mengatakan, yang penting mau berusaha. Lapangan kerja PNS sangat terbatas. Karena itu, lakukan, perbuat sesuatu untuk menghasilkan sesuatu, itu sudah jadi pengusaha.

"Jadi, yang penting, lakukan, just do it. Jangan menunggu bantuan orang lain. Kita butuh sebanyak mungkin wirausahawan," pungkasnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya