Berita

irjen putut eko bayuseno/net

Pertahanan

Pengamat Polri: Kapolda Metro Jaya Tidak Sedang Unjuk Gigi

SABTU, 31 AGUSTUS 2013 | 13:23 WIB | LAPORAN:

Tidak ada unsur atau motif unjuk gigi yang ditunjukkan Kapolda Metro Jaya, Irjen Putut Eko Bayuseno, terkait meningkatnya kinerja Polda Metro Jaya membongkar jaringan teroris akhir-akhir ini.

Analisis Kepolisian, Bambang Widodo Umar, memastikan Putut tidak sedang pamer prestasi di masa jelang penetapan Kepala Kepolisian RI yang baru.  

Putut adalah salah satu perwira tinggi Polri yang disebut berpeluang besar menggantikan Kapolri, Jenderal Timur Pradopo, yang segera pensiun. Putut dijajarkan dengan para seniornya jenderal bintang tiga.


Bambang Widodo Umar menilai, kebetulan saja kejahatan tengah marak di wilayah hukum Putut, dan Polda Metro gencar dalam membongkar kasus tersebut.

"Saya kira kebetulan banyak kejadian yang menarik perhatian seperti penembakan ke aparat kepolisian, perampokan, kejahatan jalanan, di Jakarta. Jadi Kapolda yang harus kerja keras," ungkap Bambang, saat dikonfirmasi Rakyat Merdeka Online, Sabtu (31/8).

Dia sendiri punya pendapat terkait calon kuat orang nomor satu di Polri. Bambang melihat ada dua jenderal bintang tiga yang muncul.

"Seperti mengerucut ke Pak Badrodin (Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan) atau Pak Budi Gunawan (Kepala Lembaga Pendidikan Polri). Secara politis, kalau dianggap sebagai prestasi dalam menyelesaikan masalah Poso, Pak Badrodin Haiti (mantan Kapolda Sulteng) bisa jadi," terangnya.

Namun Bambang menjelaskan,  harapan masyarakat umum sering tidak senada dengan penilaian Presiden dalam memilih Kapolri. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya