Komjen Badrodin Haiti/net
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menilai dengan naiknya pangkat Kepala Bagian Pemeliharaan dan Keamanan (Baharkam) Badrodin Haiti jadi Jenderal Bintang Tiga menjadikan bursa calon Kepala Polri lebih ketat.
Hal itu dikatakan, Komisioner Kompolnas M Nasser saat dihubungi wartawan terkait bursa calon Kapolri, Rabu (28/8).
Nasser mengatakan, dengan diangkatnya Badrodin Haiti ke bintang tiga atau Komisaris Jendral bisa saja diperhitungkan menjadi calon kuat. Namun semua diserahkan kepada Presiden selaku pengambil keputusan.
"Iya benar, Badrodin Haiti akan menjadi calon yang dihitung kuat dalam penetapan Kapolri baru oleh Presiden. Mari kita serahkan dan tunggu keputusan SBY, pasti beliau pilih yang terbaik," kata Nasser, Rabu (28/8)
Sementara, Komisioner Kompolnas yang lain, Hamidah Abdurrachman menambahkan, dengan bertambahnya jenderal bintang tiga, maka secara otomatis akan masuk bursa Kapolri. Namun, Kompolnas sendiri telah memberikan nama-nama calon Kapolri, hanya tinggal menungu keputusan Presiden SBY.
"Tugas Kompolnas sudah selesai, nama sudah kami serahkan ke ketua (Kompolnas), info lebih lanjut belum ada," terangnya.
Sebelumnya, Kapolri Jendral Timur Pradopo telah memberikan kenaikan pangkat ke Badrodin Haiti dari Inspektur Jenderal menjadi Komisaris Jendral di gedung Rupatama Mabes. Badroedin sendiri diangkat sebagai Kepala Baharkam sekaligus menjabat Asisten Operasional (Asop) Mabes Polri.
Atas kenaikan pangkat Badrodin menjadi Jendral bintang tiga, berarti menambah jejeran jendral bintang tiga lainnya untuk menjadi orang kuat di korps Bayangkara. Sebelumnya ada tiga calon Kapolri yang dibidik dari kepangkatan Komjen, yakni Komjen Anang Iskadar, Komjen Sutarman, dan Komjen Pol Budi Gunawan.
Sedangkan di kepangkatan Irjen atau bintang dua yang direkomendasikan untuk masuk bursa Kapolri yakni Irjen Pudji Hartanto, Irjen Arif Wachjunadi, Irjen Putu Bayu Seno, Irjen Anas Yusuf, Irjen Anton Setiadi, dan Irjen Saud Usman Nasution.
[rus]