Berita

Temuan BPK 15 Anggota Dewan Muluskan Anggaran Hambalang Tak Aneh

SABTU, 24 AGUSTUS 2013 | 19:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bahwa sebanyak 15 anggota Komisi X DPR ikut memuluskan anggaran proyek pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sarana Olahraga Nasional di Bukit Hambalang bukan sesuatu tidak terlalu aneh, apalagi mengejutkan.

"Sederhana saja, tidak mungkin Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenegpora) berhasil menggolkan anggaran tanpa ada persetujuan para politisi Senayan yang bermitra dengannya," ujar pengamat politik senior AS Hikam (Sabtu, 24/8).

Tak hanya itu, sambung Hikam, bukan aneh pula jika ke-15 anggota DPR itu membantah laporan audit BPK tersebut. Karena memang mudah sekali untuk berkelit, termasuk pura-pura 'lupa'.  Bahkan, misalnya, ketika tandatangan mereka ada di dalam hasil rapat Banggar yang kemudian meloloskan proyek yang sarat korupsi tersebut.


"Apapun pembelaan diri para politisi Senayan, semakin terang bagi publik dan rakyat Indonesia, bahwa DPR adalah salah satu markas praktik rasuah kakap di negeri ini," jelas Hikam.

Kini, menjelang Pileg 2014, transaksi semacam itu akan makin meningkat frekuensinya. Celakanya, para poliyo itu akan kembali terpilih dan bercokol di Senayan untuk lima tahun lagi.

"Dan perputaran praktik korupsi pun dijamin akan terus terjadi tanpa ada hentinya. Sungguh sebuah prospek yang mengerikan dari perjalanan republik ini jika rakyat membiarkan kondisi ini terus berlangsung," tekan Hikam.

Kalaupun ada yang agak 'luarbiasa' dari audit BPK itu, adalah lamanya BPK dalam melakukan audit tersebut sehingga lebih dari setahun setelah kasus tersebut dibongkar KPK, audit BPK jilid II baru bisa dilaporkan. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya