Berita

jokowi/net

Sukses Relokasi PKL ke Blok G, Jokowi-Ahok Diacungi Jempol

JUMAT, 23 AGUSTUS 2013 | 17:34 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berhasil merelokasi pedagang kaki lima (PKL) Tanah Abang ke Blok G. Karena itu, apresiasi layak diberikan kepada Gubernur Joko Widodo dan Wakil Gubernur Basuki T. Purnama serta Walikota Jakarta Pusat Saefullah.

Menurut calon anggota DPD dari DKI Jakarta Rommy, apa yang dilakukan Jokowi-Ahok ini adalah bentuk reformasi agraria konteks perkotaan. "Apa yang dilakukan oleh Jokowi-Ahok adalah luar biasa," ujar Rommy (Rabu, 23/8).
 
Pertama, Jokowi-Ahok menggunakan pendekatan informal, yaitu dialog dengan pedagang, bincang-bincang sambil santap bersama, dan di saat yang sama juga menggunakan pendekatan formal penegakan aturan disertai dengan pengerahan satpol PP. Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan ekonom kenamaan asal Peru, Hernando De Soto yang mengungkapkan soal informalitas, sebagai ungkapan dari penggunaan tanah secara ilegal oleh sekelompok orang.


"Memang agak dilematis jika pendekatan kultural saja yang dipakai mengingat ada oknum aparat dan preman yang bermain. Karena itu, saya nilai wajar dong pendekatan formal juga dilakukan untuk mendidik masyarakat juga agar taat aturan," sambung Rommy.

Rommy menjelaskan, kalau pemimpin bisa jadi teladan, rakyat pasti manut. Dan hal terbukti. Kombinasi dua pendekatan tersebut menuai sukses.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga berhasil merevitalisasi Blok G dengan menyediakan infrastruktur gedung yang baik bagi PKL yang bertujuan keuntungan bersama/mutual benefit baik itu bagi pemerintah,dan juga pedagang. Insentif yang diberikan bagi pedagang menguntungkan, ada kontrak sewa menyewa yang jelas untuk menjamin tidak ada masalah dimasa depan meskipun pemerintahan berganti.

"Lalu, bagi pemerintah sendiri, belanja untuk merevitalisasi Blok G dan relokasi PKL di tanah ilegal pun merupakan investasi. Berarti kan ada pemasukan pajak/retribusi daerah. Coba kalo diserahin ke preman terus? Apa republik ini mau bebas aturan? Kan nggak," tekan Rommy.

Lebih jauh, Rommy menambahkan, pada dasarnya Jakarta sebagai ibukota, selama ini semrawut karena macet atau karena PKL yang tak beraturan. Nah selama hal itu menjadi wajah Indonesia.

"Jika ada tata kelola yang baik semacam ini, ini menunjukkan bahwa kita itu sebenarnya mampu. Tapi kadangkala banyak nggak maunya saja. Dengan adanya good will/itikad baik dari semua pihak dan adanya kesungguhan untuk kemasalahatan bagi semua pihak, kita pasti bisa maju bersama," demikian Rommy. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya