Berita

abraham samad/NET

Abraham KPK: SDA Dikelola Benar, Royalti Per Tahun Rp 20 Ribu Triliun

KAMIS, 22 AGUSTUS 2013 | 21:41 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kekayaan Indonesia benar-benar sangat melimpah ruah. Bila saja kekayaan sumber daya alam di Indonesia dikelola dengan benar, transparan, dan bersih dari para mafia, maka republik ini akan memperoleh royalti sebesar 20 ribu triliun rupiah per tahunnya.

Kepastian mengenai hal itu disampaikan Ketua KPK Abraham Samad ketika menjadi pembicara dalam talkshow Quo Vadis bertajuk Korupsi Sektor Migas yang disiarkan live oleh TVRI, Kamis malam (22/8).

"Kita sudah menghitung lewat Litbang kita, minimal kalau kita perbaiki sistem pengelolaan dan ketat mengawasi sektor sumber daya alam ini, maka akan diperoleh royalti 20 ribu triliun per tahun," ungkap dia.


Untuk itulah kata Abraham, KPK untuk tahun ini menyasar penyelewengan di sektor sumber daya alam ini. Pengungkapan kasus Rudi Rubiandini tak lain adalah bagian dari upaya tersebut. Tentunya, kata dia, penyelewengan yang terjadi dalam pengelolaan jenis sumber daya alam lainnya seperti tambang juga jadi perhatian KPK sebagaimana sudah dimuat dalam Renstra KPK tahun ini.

"APBN kita 1500 triliun per tahun, itu masih kecil kalau dibanding royaliti yang sebenarnya bisa didapat dari sektor sumber daya alam ini. Kalau 20 ribu triliun kita bagi kepada 240 juta jiwa rakyat Indonesia, maka tiap bulan dalam setahun kita bisa berikan pendapatan 20 juta rupiah kepada tiap orang," tutur Abraham.

Dikatakan, penyelewengan dalam pengelolaan sumber daya alam sangat gila-gilaan. Praktik korupsi, dicontohkan dia, terjadi dalam perpanjangan kontrak blok suatu migas atau perizinan tambang.

"Itulah jadi pertimbangan kenapa kita masuk ke masalah (sektor migas) ini," pungkas dia. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Penumpang Melonjak di Libur Sekolah, Whoosh Hadirkan Promo Wisata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:57

Razman Dieksekusi

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:29

Purbaya Bantah Restitusi Pajak Ditahan, Tuding Ada Permainan Oknum DJP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:51

Dari Kandang ke Kanopi Hutan: Tiga Orangutan Hasil Rehabilitasi Kembali ke Alam Liar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:45

Perjalanan Tengkar KH Miftachul Akhyar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:52

Punya Integritas, Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:34

Terus Meningkat, Mayoritas Publik Tak Puas Kinerja Wapres Gibran

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:22

Dikuasai Gaya Hidup, Pasar Indonesia Diincar Asing

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:41

Polisi Tangkap Perantara Jual Beli Sabu 1 Kg di Pasar Baru

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:29

JK Resmikan Pembangunan Masjid Hajjah Yuliana Bekas Kantor Polisi di Melbourne

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:00

Selengkapnya