Berita

dahnil anzar simanjuntak/net

Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Jangan hanya Diratapi

KAMIS, 22 AGUSTUS 2013 | 15:54 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar jangan hanya diratapi.

Mestinya, situasi ini bisa dijadikan sebagai momentum dan lompatan untuk melakukan substitusi impor, terutama bagi industri-industri yang bahan bakunya berbasis impor seperti kedelai, gandum, dan produk-produk mesin pabrik berkapasitas besar yang selama ini diimpor bisa diproduksi dan dibuat sendiri di dalam negeri.

"Pemerintah bisa mendorong dan memfasilitasi industri untuk melakukan substitusi impor dalam jangka panjang dengan menggunakan momentum pelemahan rupiah ini," ujar ekonom Dahnil Anzar Simanjuntak (Kamis, 22/8).


Selain itu, sambung Dahnil, ketimbang meratapi pelemahan rupiah, lebih baik pemerintah mendorong ekspor lebih besar. Hal itu akan sangat menguntungkan bagi perekonomian Indonesia, sekaligus juga secara alamiah akan memberikan dampak terhadap nilai rupiah serta neraca pembayaran Indonesia ke depan.

Makanya, halangan-halangan tarif bea keluar seperti bea keluar CPO yang tinggi harus diturunkan, sehingga kuantitas ekspor bisa ditingkatkan.

"Saya pikir kedua model kebijakan ini yang bisa mendorong normalisasi rupiah. Karena permasalahan pelemahan rupiah disebabkan permasalahan fundamental ekonomi tersebut," demikian pengajar di Unversitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten ini. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya