Berita

rudi rubiandini/net

Semoga Penangkapan Rudi Rubiandini Membuat Tata Kelola Migas Jadi Lebih Baik

RABU, 21 AGUSTUS 2013 | 21:23 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Penanganan kasus suap bekas Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini jangan sampai dipolitisasi. Pasalnya, upaya politisasi hanya akan membuat penegakan hukum menjadi terhambat dan terkendala.

Makanya, pengamat masalah strategis dari Universitas Indonesia, Masdarsada (Rabu, 21/8), menyambut positif sikap Presiden SBY menanggapi persoalan tersebut.

Tanpa mengecilkan peristiwa penangkapan Rudi Rubiandini yang selama ini dianggap jujur dan terpercaya dan besarnya arti politis penangkapan ini sebagai simbol keseriusan pemberantasn korupsi,  SBY lebih menaruh perhatian pada penyelamatan kegiatan hulu dari produksi minyak dan gas bumi yang dipercayakan Kepada SKK Migas, sebagai penghasil sumber APBN.


Menurutnya, hal ini jelas menunjukkan bahwa keprihatinan Presiden SBY bukan pada malapetaka yang menimpa Rudi Rubiandini. Tetapi kepada keselamatan APBN yang menyangkut nasib seluruh Rakyat Indonesia.

"Intinya adalah nasib mulut dan perut seluruh Rakyat Indonesia yang perlu lebih  difikirkan dan oleh sebab itu Presiden tidak tertarik untuk berhiruk pikuk mengomentari nasib Rudi Rubiandini, yang terbukti tidak bisa dipercaya. Inilah pola pikir Presiden SBY sebagai  seorang Pemimpin yang dipercaya untuk memimpin negeri ini,” tambah lelaki paruh baya ini.

Karena, lanjut Masdarsada, harapan rakyat, di akhir masa kepemimpinnya, SBY meninggalkan tata kelola yang sebaik-baiknya bagi sumber kekayaan bangsa Indonesia tersebut.

“Harapan ini tentu tidak terlepas dari beberapa kali ucapan Presiden SBY sendiri, yang mengatakan kita tidak tahu bagaimana situasi setelah tahun 2014, yang nampaknya mengandung makna kita tidak tahu bagaiana situasi negeri ini apabila  Presiden SBY tidak lagi memimpin negeri ini setelah tahun 2014. Ungkapan Presiden SBY yang nampaknya dibaca oleh masyarakat bahwa Presiden SBY sebenarnya sudah mengkhawatirkan bahwa situasi negeri ini bisa semakin keruh setelah tahun 2014,”urainya.

Masdarsada mengharapkan malapetaka yang menimpa Rudi Rubiandini membawa hikmah kebaikan bagi bangsa Indonesia, yakni ditetapkannnya tata kelola yang sebaik-baiknya dari dunia minyak dan gas bumi sebagai salah satu kekayaan alam bangsa Indonesia, seraya dapat dibongkarnya kasus kakap yang membayangi kasus Rudi Rubiandini.

“Oleh karena itu, kasus ini sebaiknya diselesaikan secara hukum dan tidak perlu dipolitisasi ataupun dikaitkan dengan hal-hal lainnya yang belum tentu ada kaitannya,” tegas alumnus pasca sarjana Universitas Indonesia ini. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya