Berita

Politik

POLEMIK SIDANG ISBAT

Pemuda Muhammadiyah: Survei LSI tentang Hari Raya Membuka Mata Hati

MINGGU, 18 AGUSTUS 2013 | 17:22 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Hasil survey Lingkaran Survei Indonesia tentang penentuan awal Ramadan dan Idul Fitri sedikit mengejutkan. Pasalnya, selama ini ada semacam opini yang sengaja dikembangkan bahwa mayoritas masyarakat Indonesia menginginkan penentuan awal Ramadan dan Idul Fitri ditetapkan melalui sidang itsbat. Hasil survey ternyata membuktikan lain. Mayoritas masyarakat Indonesia justru menginginkan kepastian penentuan Ramadan lebih awal. Dan tuntutan itu hanya bisa dipenuhi melalui metode hisab.

"Mereka yang mengikuti sidang itsbat kan kelihatannya sangat percaya diri bahwa apa yang mereka lakukan sesuai dengan keinginan masyarakat. Nah, melalui survey ini terlihat secara jelas bahwa masyarakat menginginkan sesuatu yang berbeda. Ini membuka mata hati kita lah," ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Saleh Partaonan Daulay, kepada Rakyat Merdeka Online, Minggu (18/8).

Kajian ilmiah seperti ini, kata dia, semestinya bisa dijadikan sebagai rujukan. Apalagi, survey diyakini dilakukan secara objektif tanpa muatan politik apa pun. Karena itu, para pengambil kebijakan tidak ada salahnya menjadikan hasil survey itu sebagai referensi dan pertimbangan utama dalam melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan sidang itsbat yang secara rutin dilakukan kemenag bersama ormas-ormas Islam.


"Saya tidak melihat sedikit pun indikasi bahwa LSI dan Denny JA punya kepentingan dibalik survey tersebut. Apalagi, Denny tidak tercatat berafiliasi dengan salah satu ormas Islam di Indonesia. Malah, dia adalah pekerja profesional yang sudah mendapat pengakuan dari berbagai kalangan. Dugaan saya, survey ini adalah salah satu bentuk charity yang dibiayai secara mandiri oleh Mas Denny," imbuh Saleh.

Selain itu, lanjut Ketua Komisi Luar Negeri Majelis Ulama Indonesia, survey ini juga dirilis pada saat momentum hari kemerdekaan. Tema persatuan dan kebersamaan tentu sangat relevan pada hari-hari belakangan ini.

"Sangat wajar bila kemudian niat baik LSI dan Denny JA ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak," pungksanya. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya