Berita

LSI Bikin Survei Pertama di Dunia tentang Hari Raya

MINGGU, 18 AGUSTUS 2013 | 16:00 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Denny JA kembali membuat terobosan. Pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI) dan Lembaga Survei Indonesia (LSI) ini membuat survei mengenai sidang itsbat penentuan Hari Raya Idul Fitri.

Ini adalah survei pertama di Indonesia dan di dunia tentang isu agama. Isu agama yang sensitif pula.

Hasil survei yang diumumkan hari ini (Minggu, 18/8), disebutkan bahwa selama ini perdebatan dan polemik mengenai kapan seharusnya Idul Fitri hanya terjadi di kalangan elit kaum agamawan. Sementara publik selama ini menjadi silent majority.


"Namun kita belum pernah mengeksplorasi bagaimana persepsi mayoritas publik Indonesia mengenai polemik awal puasa dan Lebaran. Persepsi publik ini penting diketahui  pemerintah dan pimpinan ormas untuk kebijakan dikemudian hari," demikian tertulis dalam halaman pertama laporan hasil survei itu.

Survei dilakukan melalui quick poll pada tanggal 13 dan 14 Agustus 2013 dengan metode multistage random sampling terhadap 1.200 responden dan margin of error sebesar +/- 2.9 persen. Survei dilaksanakan di 33 propinsi di Indonesia.

Untuk memperkuat data dan analisa, LSI juga melengkapi survei dengan penelitian kualitatif dengan metode analisis media, FGD, dan in depth interview.

Kesimpulan survei ini mengatakan bahwa mayoritas masyarakat Indonesia, tentu yang merayakan Idul Fitri, lebih percaya pada metode hisab atau perhitungan daripada metode rukyat atau melihat rembulan.

Selain itu, survei ini menyebutkan sebagian besar umat Muslim menginginkan pemerintah hanya berperan minim dalam urusan ini. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya