Berita

68 Tahun RI, Saatnya Peduli Papua

SABTU, 17 AGUSTUS 2013 | 16:05 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Keterisolasian Papua antara lain akibat kurangnya infrastruktur jalan dan jembatan. Sudah 68 tahun Indonesia Merdeka tapi keterisolasian tersebut masih terjadi. Dengan luas wilayah sekitar tiga kali pulau Jawa, Papua masih belum memiliki jaringan jalan yang memadai, yang menghubungkan wilayah-wilayah sentra produksi dengan jalur distribusi.

"Permasalahan infrastruktur di Papua tidak lepas dari masalah akselerasi proses nasionalisme dan NKRI. Makin renggang infrastruktur jalan dan jembatan makin rentan pula masalah NKRI disitu. Jalan dan jembatan adlah sektor riil yang mampu menguak isolasi dan keterbelangan masyarakat Papua," ujar Direktur Eksekutif SUN Institute, Andrianto, kepada Rakyat Merdeka Online, Sabtu (17/8).

Andrianto mengatakan tujuan pembangunan inftastruktur adalah sebagai sarana mengintegrasikan berbagai potensi dan perubahan struktur masyarakat dan mengakselarasikan percepatan pembangunan atau pertumbuhan. Untuk itu kata dia, pengelolaan infrastruktur di Papua saat ini sangat relevan dengan upaya pemerintah mendorong MP3EI.


"Jaringan jalan dan jembatan akan mendukung sistem produksi dan distribusi berbagai aktifitas sosial, ekonomi, arus barang dan jasa, kesempatan kerja, dan keterampilan masyarakat. Dengan percepatan pembangunan infrastrutur di Papua akan mempercepat MP3EI dan proses NKRI disana," pungkas Andrianto.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kemlu Telusuri Keterlibatan WNI dalam Kasus Online Scam di Malaysia

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18

Pasar Kripto Lesu, Coinbase Rugi Rp6,8 Triliun

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09

Syahganda Nainggolan: Ulama Punya Peran Strategis Bangun Gerakan Koperasi Pesantren

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49

DPR Dorong Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Driver Ojol Lewat Revisi UU LLAJ

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31

IHSG-Rupiah Tertekan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22

Selamat Jalan, James F. Sundah, Legenda Musik yang Berpulang di New York

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18

AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56

Prabowo Naik Maung ke Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47

Selengkapnya