Berita

Politik

Rektor ITB Kaget Rudi yang Santun Dicokok KPK

JUMAT, 16 AGUSTUS 2013 | 17:18 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Rektor Institut Teknologi Bandung Prof Akhmaloka mengaku kaget mendengar kabar penangkapan Prof Rudi Rubiandini oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Akhmaloka mengenal Rudi cukup lama. Selain sebagai teman satu angkatan di ITB, keduanya juga pengajar di Kampus Ganesha tersebut.

"Saya kenal saudara Rudi cukup lama. Kita masuk sama-sama, lulus juga sama-sama. Rudi sosok yang baik dan santun," ujar Prof Akhmaloka kepada media di Ruang Rapim A Rektorat ITB, Jalan Tamansari, Jumat (16/8).

Rudi ditangkap KPK karena diduga menerima suap dari Simon G, eksekutif Kernel Oil, perusahaan trader minyak dan gas yang berkantor pusat di Singapura. Terkait penangkapan Rudi, KPK sudah menyita sekitar 1,2 juta dolar AS. Suap diduga karena Rudi selaku Kepala SKK Migas menjanjikan pemenangan tender kepada Kernel Oil.


Setelah lulus di ITB tahun 984, Akhmaloka meneruskan studi ke Inggris sementara Rudi ke Jerman. Di awal tahun 90 an keduanya kembali ke ITB menjadi pengajar. Rudi termasuk dosen yang aktif, sehingga pernah dinobatkan sebagai dosen teladan di pertengahan 90 an.

"Di usia 40-an, beliau sudah jadi guru besar di usia yang relatif muda. Beliau seorang yang profesional," kata Prof Akhmaloka seperti disiarkan javanews.com.

Selain dirinya, aku Prof Akhmaloka, tak sedikit dosen dan alumni yang merasa tidak percaya dengan penangkapan Rudi oleh KPK.

"Saya yakin anda pun kenal. Beliau orang yang santun, baik. Tiap kali di sms pun bales," pungkasnya. [dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya