Berita

rudi rubiandini/rmol

Politik

SUAP SKK MIGAS

Penangkapan Rudi Rubiandini Bukti Lain Kegagalan SBY

JUMAT, 16 AGUSTUS 2013 | 15:46 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kejadian tangkap tangan Rudi Rubiandini oleh KPK menunjukkan kegagalan SBY mengelola anak buahnya. Seperti diketahui, surat pengangkatan Rudi sebagai kepala SKK Migas ditandangani langsung oleh presiden.

"Sekali lagi ini kegagalan SBY sebagai pemimpin. Karena sebenarnya apa yang dilakukan Rudi sebagai bawahan hanya mencontoh atasannya. Jika atasannya hanya sibuk melakukan pencitraan, seolah bersahaja dan berintegritas tapi sembari menerima suap, ya pastilah bawahannya akan mencontoh sifat yang demikian," ujar I Gede Aradea Permadi Sandra kepada Rakyat Merdeka Online, Jumat (16/8).

Gede mengingatkan celoteh Nazaruddin yang menyatakan bahwa Cikeas rutin menerima suap 5 juta dolar dari mafia migas. Jika keluarga SBY saja menjadi bagian dari mafia migas, maka wajar Rudi sebagai bawahan juga terbawa-bawa ke dalam jaringan tersebut.


"Sebagai sesama alumnus ITB (Rudi adalah Guru Besar ITB), tentu kami sangat terpukul. Banyak teman dan senior kami yang bercerita bahwa Prof Rudi adalah sosok yang benar-benar sederhana sewaktu masih di kampus. Jadi kami sangat mengutuk pihak manapun yang telah meracuni Prof Rudi dengan budaya korup," imbuh Gede yang lulus ITB tahun 2001.

Gede juga tidak menampik kemungkinan bahwa Rudi menerima suap karena didesak atau diperas oleh kalangan politik, semisal untuk pembiayaan even-even politik semacam Konvensi Partai Demokrat.

Rudi ditangkap KPK karena diduga menerima suap dari Simon G, eksekutif Kernel Oil, perusahaan trader minyak dan gas yang berkantor pusat di Singapura. Terkait penangkapan Rudi, KPK sudah menyita sekitar 1,2 juta dolar AS. Rudi diduga menjanjikan pemenangan tender kepada Kernel Oil.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya