Berita

jero wacik/net

Politik

Menunggu Jero Wacik Mundur

KAMIS, 15 AGUSTUS 2013 | 20:03 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Banyak kalangan mendesak Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mundur. Desakan disampaikan sejak kemarin dan makin menguat hari ini, atau dua hari setelah Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Rudi Rubiandini dicokok petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Permintaan agar Wacik mundur cukup beralasan. Selain karena telah mencoreng martabat dan kewibawaan Kementerian ESDM, kasus yang melilit Rudi menjadi bukti tidak adanya pengawasan yang dilakukan Wacik selaku Ketua Komisi Pengawas SKK Migas.

Rudi dilantik oleh Wacik. Ketika melantik Rudi di Kantor Kementrian ESDM, Jakarta pada 16 Januari 2013, Wacik sesumbar akan melakukan pengawasan terhadap kinerja SKK Migas. Penangkapan terhadap Rudi yang diduga menerima suap 700 ribu dolar AS jelas jadi bukti sesumbar Wacik itu jauh dari kenyataan.


Di kesempatan yang lain, selaku Majelis Tinggi Partai Demokrat, Wacik pernah menyampaikan supaya Anas Urbaningrum mundur dari jabatannya sebagai ketua umum DPP Partai Demokrat karena Nazaruddin terlibat korupsi.

"Kalau Anas mau mundur bagus. Kami sudah capek," kata Wacik dengan wajah gelisah saat konfrensi pers dadakan di kediaman pribadinya di Jalan Senayan Utama I Blok HI-6 No 1, Bintaro Sektor 9, Tangerang, Minggu, 9 Februari 2013.

Dengan alasan yang sama, bukankah Wacik juga harus mundur karena Rudi yang merupakan bawahannya kini terlibat korupsi.

Wacik tak lagi bisa beralasan karena anak buah dia yang lainnya, yakni Sekjen ESDM, Waryono Karyo, juga diduga kuat terlibat. Tadi siang Tim KPK menyita 200 ribu dolar AS di ruangan kerja Waryono yang diduga masih terkait suap Rudi.

Rudi ditangkap petugas KPK di kediamannya di Jalan Brawijaya VIII Jakarta Selatan, Selasa malam. Dia diduga menerima suap 700 ribu dolar AS dari dari pejabat Kernel Oil, perusahaan trader minyak mentah dan BBM yang berkantor di Singapura.

Pertanyaannya, akankah Wacik mundur? Kita Tunggu.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya