Berita

mega-jokowi/net

Politik

PILPRES 2014

Jokowi Perlu Pikir-pikir Sebelum Dipinang Mega

KAMIS, 15 AGUSTUS 2013 | 17:31 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Terbuka lebar peluang Megawati Soekarnoputri menggandeng Jokowi di Pilpres 2014. Popularitas dan elektabilitas Jokowi yang sangat moncer bisa jadi pertimbangan Mega untuk berduet.

"Sejauh ini tidak ada pernyataan eksplisit dari Mega tidak akan tanding lagi. Ini tentu jadi pertanyaan bisa jadi Mega mau jadi capres," ujar Sekjen Jaringan Aktivis Pro Demokrasi Humanika, Andrianto, kepada Rakyat Merdeka Online, Kamis (15/8).

Jika Mega kembali nyapres, katanya, bisa saja pilihannya mengajak Jokowi, panggilan Joko Widodo, sebagai cawapresnya. Tapi, ada pertimbangan lain yang harus dihitung. Kondisi politik saat ini tidak mungkin pencapresan dari satu partai. Untuk itu dia menyarankan Mega tak perlu maju satu paket dengan Jokowi.


"Tidak masuk akal capres dari satu partai. Dari aspek politik, ke depannya harus ada pemerintahan koalisi, kalau tidak resistensinya akan besar. Bisa-bisa jadi musuh bersama," katanya.

Di lain sisi, lanjut dia, akan rugi bila Jokowi maju sebagai cawapres. Tak bisa dipungkiri Jokowi punya popularitas dan elektabilitas di atas capres yang ada termasuk Mega.

"Ketimbang jadi cawapres yang hanya jadi bantalan dan karyanya tidak bisa dilihat, mending Jokowi tetap jadi gubenur. Pilihan lainnya, Jokowi nyapres lewat partai lain," demikian Andrianto.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya