Pemenang tender pembuatan sodetan yang menghubungkan antara Sungai Ciliwung dengan Kanal Banjir Timur (KBT) sepanjang 2,15 kilometer akan diumumkan pada pertengahan September 2013 mendatang.
Demikian disampaikan Direktur Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Mohammad Hasan DI Jakarta.
"Setelah itu bulan Oktobernya pekerjaan konstruksi sudah bisa dimulai," imbuhnya.
Biaya yang dianggarkan sebesar Rp 550 miliar untuk membuat sodetan Ciliwung-KBT dengan menggunakan teknik pengeboran (tunneling).
Semula teknik yang akan digunakan adalah dengan cut and fill yakni dengan penggalian tanah kemudian diletakan pipa dan ditutup kembali. Namun menurut Hasan, penggunaan teknik penggalian tanah akan membuat lalu lintas di sepanjang pekerjaan proyek macet parah. Karena itu PU menetapkan pekerjaan menggunakan teknik pengeboran yang tidak banyak mengganggu arus lalu lintas kendati biayanya relatif lebih mahal.
Hasan menambahkan, pembuatan sodetan juga akan disertai normalisasi Sungai Ciliwung mulai dari Pintu Air Manggarai hingga ke Jembatan TB Simatupang. Normalisasi dilakukan dengan cara melebarkan sungai yang saat ini rata-rata lebarnya 25 meter menjadi 60 meter. Namun upaya ini menghadapi kendala berupa sulitnya pembebasan tanah yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
[wid]