Berita

FOTO:RMOL

Olahraga

PKL: Paling Tahan Seminggu, Pendatang Buka Lapak Lagi di K-5

MINGGU, 11 AGUSTUS 2013 | 16:28 WIB | LAPORAN:

Saadah (56), warga Betawi yang tinggal di RT 1 RW 1 Kelurahan Kampung Bali, Tanah Abang terpaksa membongkar lapak miliknya yang berada tidak jauh dari Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (11/8).

Meski tak rela, ia mengaku tak bisa berbuat apa-apa, selain pasrah mengikuti aturan Pemprov DKI.

"Nggak senanglah. Kan nyari makan setiap hari mau gimana lagi. Kita harus ke Blok G. Siapa juga yang mau kesana," ketus ibu dari empat orang anak ini saat ditemui di Jalan Jati Baru, Tanah Abang, Jakpus.


Saadah menuturkan, awal mula dia membuka lapak di bahu jalan karena melihat pendatang dari luar Jakarta berlomba-lomba membuka lapak di sekitar kawasan Kebon Jati, tepatnya di depan Blok G. Sebagai warga Betawi, Saadah merasa memiliki kesempatan yang sama seperti pendatang lain untuk membuka lapak juga.

"Kenapa orang pendatang diijinkan buka lapak sembarangan kok bisa. Kenapa pendatang bisa dagang di pinggir jalan dan kita orang asli nggak bisa," keluhnya.

Dia merasa ada ketidakadilan, apalagi Blok G yang dijanjikan oleh Pemprov sampai saat ini belum ada informasinya. Padahal, Saadah mengaku sudah mendaftarkan diri kepada lurah setempat.

Tidak hanya itu, Saadah juga mengaku pesimis dengan penataan ini. Pasalnya, bukan kali ini saja PKL digusur oleh petugas Satpol PP.

"Paling tahan seminggu. Nanti juga pendatang itu kembali lagi ke kaki lima. Kalau mereka kembali ya saya juga akan buka lapak lagi," ujarnya.[wid]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya