Berita

JIMMY SIDABUTAR/NET

Olahraga

Ancam Pidana PKL Ngeyel, Ahok Tak Langgar UUD 1945

SENIN, 05 AGUSTUS 2013 | 10:39 WIB | LAPORAN:

Ucapan Basuki T Purnama alias Ahok akan memidanakan pedagang kaki lima (PKL) yang menolak direlokasi dinilai sudah tepat dan selayaknya didukung.

"Ahok tidak melanggar UUD 45, karena dia tidak melarang pedagang untuk berjualan lagi, tapi dia hanya merelokasi tempat berjualan. Justru orang yang menolak relokasi, dialah yang melanggar UU 45," tegas Bendahara DPD Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) DKI Jakarta, Jimmy Sidabutar melalui siaran pers, Senin (5/8).

Menurut dia, pernyataan Ahok itu sesuai Perda tentang Pengelolaan Area Pasar, yang tercantum dalam pasal 16 Bab IX. Di situ disebutkan, setiap orang dan/atau badan usaha yang melakukan pelanggaran sebagaimana dimaksud dalam pasal 12 huruf A, B, D, E dan Huruf H selain dikenai sanksi administrasi sebagaimana dimaksud, dalam pasal 15, dapat dikenakan sanksi pidana. Yakni, paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp 50 juta, terangnya.


Dalam pasal itu, lanjut Jimmy, juga disebutkan setiap orang dan badan usaha yang melakukan pelanggaran sebagaimana dimaksud, dalam pasal 8 ayat 1-3, pasal 9 ayat 1, pasal 11 dan pasal 12 huruf A sampai dengan huruf E, huruf H dan huruf I, dikenakan sanksi administrasi melalui tahapan. Dengan adanya perda tersebut, Pemprov DKI pun harus bertanggung jawab memberikan tempat dan fasilitas yang layak.

"Langkah itu sudah dilakukan dengan menyediakan Blok G Tanah Abang," tekan sarjana Sosial dari Universitas Krisna Dwipayana, Jakarta, tersebut.

Jimmy mengingatkan, jika aturan tidak ditegakkan maka PKL bisa seenaknya berdagang di depan Istana atau bahkan DPR. Karena itulah, pentingnya penataan ini agar PKL bisa dibina dan dimonitor oleh Pemprov DKI.

"Bila relokasi sudah dilakukan, saya yakin omset PKL yang direlokasi pasti akan meningkat karena para konsumen akan lebih banyak datang. Sebab tempat berjualan PKL yang nyaman dan tidak macet. Intinya niat baik Pemprov jangan dipolitisir," demikian Jimmy. [wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

IRGC: Jika Netanyahu Masih Hidup, Kami Akan Memburunya

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:44

Benarkah Membalik Pakaian Saat Dicuci Bikin Baju Lebih Awet?

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:24

Kantor PM Israel Bantah Rumor Netanyahu Tewas

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:12

KPK Isyaratkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Skandal Kuota Haji

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:40

KPK Endus Modus THR ke Forkopimda Terjadi di Banyak Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:02

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:51

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:41

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:27

Serangan ke Aktivis Tanda Demokrasi di Tepi Jurang

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:20

KPK Bongkar Dugaan THR untuk Polisi, Jaksa, dan Hakim di OTT Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15

Selengkapnya