Jelang bertarung melawan Eddie Chambers, juara kelas penjelajah Afrika Selatan, Thabiso Mchunu sesumbar saat ini dia berada dalam bentuk terbaiknya.
Petinju 24 tahun itu akan menjalani duel 10 ronde melawan Chambers, bekas petinju kelas berat yang kembali lagi ke kelas penjelajah di Mohegan Sun Casino, Uncasville, Connecticut, Amerika Serikat, siang ini.
“Saya sedang dalam bentuk terbaik. Sabtu malam (Minggu WIB), saya akan berada di puncak permainan,†katanya, dikutip Fightnews, kemarin.
Sejauh ini, petinju berjuluk The Rock itu memiliki catatan 14 kali naik ring dengan 13 kali menang (10 KO), serta sekali kalah.
Sementara Chambers mengatakan, akan membawa pengalamannya selama menjadi petinju kelas berat pada pertarungan ini. “Saya sudah melakukan beberapa hal yang bagus sebagai petinju kelas berat. Sekarang, saya melangkah ke penjelajah, dan mencoba melakukan hal-hal yang lebih bagus.â€
Terkait keputusannya turun kelas, petinju berjuluk The Fast pemilik rekor 36 kali menang (18 KO) dan 3 kali kalah itu mengaku sudah lama memikirkannya. “Saya selalu berpikir, jika bisa melawan petinju seukuran, saya memiliki kesempatan dan berada di atas angin. Di kelas ini, saya merasa nyaman seperti di kelas berat.â€
Dari duel kelas bantam versi Organisasi Tinju Dunia (WBO), petinju Namibia, Paulus Ambunda mesti rela sabuk juara yang baru dikuasainya pada Maret lalu, berpindah tangan. Ambunda kehilangan gelar juaranya itu setelah dikalahkan petinju asal Jepang, Tomoki Kameda, di Cebu, Filipina, kemarin.
Pertarungan antara Ambunda dan Kameda berlangsung cukup ketat selama 12 ronde, dan pemenangnya pun harus ditentukan lewat angka. Tiga hakim pertandingan memberikan skor 118-110, 116-112 dan 117-111 untuk sang juara baru, Kameda.
Dengan demikian, Tomoki Kameda, yang berusia 22 tahun, mengikuti jejak kakak kandungnya, Koki Kameda (26 tahun) menjadi juara dunia. Koki Kameda merupakan juara dunia kelas bantam versi WBA.
Hasil kemenangan itu pun meningkatkan rekor profesional Tomoki menjadi 28 kali menang (18KO) tanpa kekalahan. Sementara, bagi Ambunda, ini merupakan kekalahan pertama dari 21 kali penampilannya. [Harian Rakyat Merdeka]