Berita

ramadhan pohan/net

'Ala Chef' Tampil Seronok, Ramadhan Pohan Desak KPI Tegur Trans TV

SENIN, 29 JULI 2013 | 20:40 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Ramadhan Pohan mendesak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menegur pihak Trans TV terkait tayangan 'Syur' Ala Chef.

Pasalnya, presenter Chef Priscilya Princessa berbusana terlalu vulgar dan seronok pada tayangan edisi Minggu 28 Juli 2013 yang disiarkan pukul 09.40-10.30 WIB. Ramadhan semakin menyesalkan karena momentum bertepatan pada bulan suci Ramadhan.

"Program ini beberapa kali menyorot belahan payudara Chef yang memakai pakaian terbuka di bagian dadanya. Sebagai pimpinan Komisi I DPR RI membidangi Penyiaran, saya prihatin dan protes atas tayangan "Ala Chef" di Trans TV," tegas Ramadhan dalam keterangannya kepada pers (Senin, 29/7).


Menurut Ramadhan, siaran tersebut jelas melanggar Standar Program Siaran KPI yang tegas melarang eksploitasi bagian-bagian tubuh yang tak pantas, termasuk payudara, baik secara close up dan medium close up. Makanya, KPI harus cepat bertindak.

Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat ini menjelaskan, berdasarkan SPS KPI 2012 Pasal 18 huruf h: program siaran dilarang mengeksploitasi dan atau menampilkan bagian-bagian tubuh tertentu, seperti: paha, bokong, payudara, secara close up dan/atau medium shot.

"Terlebih lagi klasifikasi tontonan ini adalah Remaja+ Bimbingan Orang Tua, yang sudah jelas melanggar dan tidak pantas ditonton remaja. KPI harus memberikan sanksi yang sangat tegas terhadap Trans TV agar tindakan penayangan semacam ini tidak terulang kembali. Khususnya di Bulan Puasa tampilan tak senonoh ini sangat tidak etis. Jika membandal, siaran Ala Chef ini distop saja," ungkap mantan wartawan ini. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya