Berita

Ali Maschan Moesa/net

Wakil Dewan Syuro: "Partainya Ksatria Bergitar" Bagian Marketing Politik

MINGGU, 21 JULI 2013 | 22:08 WIB | LAPORAN:

PKB punya julukan baru. Kepanjangan nama partai besutan Gur Dur yang awalnya Partai Kebangkitan Bangsa diplesetkan menjadi Partainya Ksatria Bergitar melalui baliho yang dipasang di Jalan Warung Buncit, Jakarta Selatan yang berisi gambar raja dangdut Rhoma Irama.

Baliho terletak di dekat Gedung ICMI Center, Mampang, Jakarta Selatan dan sudah terpasang sejak Sabtu lalu. Ukurannya cukup besar. Posisinya yang tinggi membuat baliho ini terlihat jelas oleh para pengguna jalan yang melintas di daerah sana.

Di dalamnya memuat lukisan raja dangdut Rhoma Irama yang sedang menaiki kuda putih dengan menyoren sebuah gitar di punggung. Rhoma yang memakai baju cokelat dipadu selendang hijau dan ikat kepala hitam terlihat attraktif. Di bagian atas baliho terdapat tulisan Partainya Ksatria Bergitar dan logo PKB plus nomor 2 sebagai nomor urut partai di pemilu 2014. Sedangkan di bawahnya ada tagline Menuju Indonesia Lebih Bermartabat. Jika ditilik, gaya Rhoma dalam baliho ini mirip dengan gayanya dalam film Satria Bergitar yang diproduksi tahun 1984.


"Ini bagian dari marketing politik. Bagus saja. Kita husnuzhan dan positive thinking saja," ujar Wakil Dewan Syuro PKB Ali Maschan Moesa kepada Rakyat Merdeka Online, Minggu (21/7) malam.

Ali Maschan menyatakan tidak ada yang salah dalam pemasangan baliho ini. Menurut dia, Rhoma sudah menyatakan siap maju di 2014 melalui PKB. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar juga sudah menerimanya dengan baik dan sudah mengenalkan Rhoma ke banyak kiai PKB. Pemasangan baliho ini bagian dari proses pemasaran Rhoma dan PKB.

"Konstituen PKB kan dari latar belakang yang bermacam-macam. Rhoma Irama juga pendukungnya banyak," imbuhnya.

Siapa yang memasang baliho ini? Ali tidak tahu. Dia menduga itu adalah usaha dari pencinta PKB dan penggemar Rhoma.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya