Berita

FOTO:NET

Bisnis

Mafia Narkoba 4 Negara Dibekuk Berikut 7,29 Kg Sabu

KAMIS, 11 JULI 2013 | 13:58 WIB

Tim gabungan Mabes Polri, Polda Metro Jaya, dan Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta membekuk lima tersangka sindikat pengedar sabu-sabu internasional yang biasa beroperasi di Iran, Hongkong, Malaysia, dan Indonesia.

Lima tersangka itu adalah Majid Hosseini Sabzevari (WN Iran dan Kanada), He Jua Chen (WNI), Weng Chen (WN Tiongkok), Lim Chuan Pung (WN Malaysia), dan Imun Mutaqin (WNI).

"Ini jaringan Iran-Hongkong-Malaysia-Indonesia. Kami bisa mengungkap setelah melakukan pengembangan kasus sebelumnya," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri Brigjen Pol Arman Depari Kamis (11/7).


Petugas gabungan dari Mabes Polri, Polda Metro Jaya, dan Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta mengamankan tersangka sejak awal Juni lalu. Arman menuturkan bahwa sindikat itu terungkap berawal dari laporan intelijen. Rinciannya pada 2 Juni lalu Majid Hosseini ditangkap di Hotel Bengawan 2, Tangerang. Dari tangan WN Iran itu, disita 600 gram sabu. Tersangka mengaku disuruh bosnya untuk mengantarkan sabu kepada pembeli.
Dia membawa barang dari Thailand sendirian.

"Dari pengembangan kasus itu, kita tangkap empat tersangka lain. Asal sabu yang dibawa jaringan ini masih kita selidiki," tuturnya seperti dilansir dari JPNN.

Kemudian, pada 23 Juni, polisi membekuk He Jia dan Weng Chen di restoran Hotel Aston Marina, Jakarta Utara. Barang bukti 690 gram sabu diselundupkan mereka melalui laut. Dari pengakuan He Jia, sabu-sabu itu berasal dari A Kang, WN Hongkong. Tapi, distribusi di Indonesia dikendalikan Kim Ping, WN Malaysia. Kim Ping merupakan terpidana mati kasus serupa di Lapas Lampung. Sementara itu, Weng Chen berperan sebagai penerima dan penyimpan uang hasil penjualan sabu. Weng diperintahkan oleh He Jia.

Dari dua tangkapan itu, petugas lalu mengembangkan dengan menangkap dua tersangka lain. Lim Chuan dan Imun ditangkap Selasa lalu (9/7) dan diamankan di dua tempat berbeda. Lim dibekuk di Hotel Mega Anggrek, Jakarta Barat. Imun ditangkap di Alfamart, belakang SPBU Pertamina, Jakarta Barat.

"Dari dua tersangka ini, kami sita 6 kg sabu," lanjutnya.

Lim berangkat dari Hongkong ke Indoneis pada 8 Juli dan menginap di hotel. Dia diperintahkan Xiao (WN Hongkong) menyerahkan sabu-sabu ke calon pembeli di Indonesia. Imun adalah anak buah A Bun, yang diperintah menerima sabu dari Lim Chuan. Imun mengaku sudah enam kali berbisnis sabu dengan A Bun yang menjadi kini tahanan di Nusa Kambangan.[wid]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Laksma TNI Salim Usul Konsep Hybrid Maritime Security dalam Forum CADTE di China

Minggu, 12 Juli 2026 | 00:01

Pengurus Dekranas Diminta Fokus Bina Kualitas Perajin buat Tembus Pasar Global

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:47

Kitab KH Zulfa Mustofa jadi Inspirasi Lanjutkan Tradisi Keilmuan Ulama

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:22

Kasus Korupsi Batu Bara Jangan Cuma Berhenti di Febrie Adriansyah!

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:55

Polri Bareng Jurnalis Trunojoyo Gelar Padel Bhayangkara Cup 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:45

Universitas Bakrie Ajak Pelajar Tingkatkan Kemampuan Komunikasi Digital

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:31

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Purbaya Terbitkan Aturan Baru, Permudah Impor Senjata hingga Bahan Baku Industri Pertahanan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:42

Kasus Blackout Tanggung Jawab Kementerian ESDM

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:51

Ini Alasan Polri Limpahkan Berkas Perkara Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:20

Selengkapnya