foto: net
foto: net
Yang lebih mengkhawatirkan adalah muncul pandangan kolektif yang permisif bahwa kenaikan harga bahan pokok tiap tahun jelang hari besar keagamaan, misalnya Lebaran dan Natal, adalah kewajaran. Kenaikan itu dianggap normal bahkan ketika suplai komoditas tidak alami persoalan.
"Pandangan yang salah ini ada di kalangan pedagang. Jelang lebaran atau natal, inilah saatnya mengeruk uang, keuntungan besar. Sikap masyarakat ini salah, psikologi kolektif yang katakan inilah pesta pora untuk mengeruk keuntungan," terang anggota Komisi VI DPR, Hendrawan Supratikno, kepada Rakyat Merdeka Online, Kamis (11/7).
Populer
Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24
Selasa, 01 September 2026 | 15:17
Selasa, 01 September 2026 | 01:59
Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31
Selasa, 01 September 2026 | 11:03
Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06
Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47
UPDATE
Jumat, 04 September 2026 | 04:41
Jumat, 04 September 2026 | 04:14
Jumat, 04 September 2026 | 03:59
Jumat, 04 September 2026 | 03:39
Jumat, 04 September 2026 | 03:19
Jumat, 04 September 2026 | 02:52
Jumat, 04 September 2026 | 02:26
Jumat, 04 September 2026 | 01:48
Jumat, 04 September 2026 | 01:20
Jumat, 04 September 2026 | 00:59