Berita

ilustrasi

Dunia

Sultan Sulu Seret Malaysia Ke PBB

SELASA, 09 JULI 2013 | 09:23 WIB

Kesultanan Sulu  melayangkan keberatan atas sikap Malaysia ke Komisi Tinggi HAM PBB (UNHCR). Malaysia dituding melanggar perjanjian 1963 terkait penangkapan loyalis Sultan Sulu awal tahun ini.

Menurut juru bicara Kesultanan Sulu Abraham Idjirani, laporan itu dimasukkan ke PBB di Makaty City, pekan lalu.

Idjirani mengatakan, Malaysia melakukan pelanggaran HAM terhadap loyalis Sultan Jamalul Kiram III. Idjirani juga menyinggung keterikatan Malaysia dengan perjanjian yang sudah ditandatangani dengan Filipina dan Indonesia pada 1963.


“Penangkapan Datu Amirbahar Kiram yang tidak terlibat dalam masalah ini, jelas melanggar  perjanjian,” kata Idjirani.

“Datu Amirbahar merupakan keponakan Sultan Kiram, tidak ikut berperang. Dia justru melakukan mediasi agar konflik ini berakhir damai,” pungkasnya.

Dalam perjanjian yang ditandatangani 31 Juli 1963, Indonesia dan Filipina berjanji untuk menjunjung tinggi aspirasi warga Borneo Utara (sekarang Sabah, Labuna dan Sarawak), sesuai dengan Resolusi Majelis Umum PBB 1541 (VX). Perjanjian itu juga menyerukan resolusi damai untuk masalah klaim Filipina terhadap wilayah Sabah. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya