Berita

foto: net

Dunia

LAPORAN DARI MESIR

Santer Terdengar Kelompok Anti Morsy Kini Terbelah

SENIN, 08 JULI 2013 | 06:26 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Minggu malam (7/7) unjuk rasa kelompok pendukung Muhammad Morsy mencapai puncaknya. Dalam perjalanan menuju KBRI Indonesia di Kairo, anggota Komisi I DPR RI Muhammad Najib menyaksikan iring-iringan bus menuju Universitas Kairo yang menjadi titik konsentrasi pendukung Morsy yang digulingkan militer hari Rabu lalu (3/7).

"Sementara pendukung Morsy lainnya tetap memenuhi Rab'ah Al Adawiah," tulis Muhammad Najib dalam pesan yang diterima Rakyat Merdeka Online beberapa jam lalu (Senin dinihari, 8/7).

Adapun para penentang Morsy masih bertahan di Tahrir Square. Rumor yang berkembang menyebutkan gelombang pendukung Morsy bergerak menuju Lapangan Tahrir dari dua arah.


"Para ulama setempat menghalalkan unjuk rasa tapi mengharamkan pertumpahan darah," kata Najib lagi.

Sepanjang hari kemarin Najib menyaksikan pesawat tempur Mesir terus bermanuver dengan asap warna-warni bagai pelangi mewarnai langit Kairo. Sementara beberapa perempatan strategis di pusat kota dijaga tentara. Jalan-jalan pun banyak yang ditutup.

Di sisi lain rencana pelantikan Muhammad ElBaradei sebagai Perdana Menteri Sementara batal dilakukan. Informasi yang didengar Muhammad Najib mengatakan bahwa Partai An Nur yang merupakan salah satu kelompok pendukung kudeta Morsy menentang ElBaradei.

"Santer terdengar kini kelompok ini terpecah, sebagian berbalik mendukung Morsy. Begitu juga santer beredar kabar di Kairo bahwa kubu militer juga terbelah. Sebagian secara terang-terangan menentang kudeta yang dipimpin Jenderal Abdel Gatah El-Sisi," sambung Najib lagi.

Najib berharap rakyat Mesir segera menemukan jalan keluar terbaik dari kemelut politik ini. Adapun Najib hari ini dijadwalkan kembali ke tanah air.

"Semoga saya tiba dengan selamat di Jakarta," tulisnya di bagian akhir menutup pesan. [guh]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya