Berita

FOTO: getty images

Muhammad Najib: Krisis Mesir akan Berlangsung Lama

MINGGU, 07 JULI 2013 | 08:26 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Anggota Komisi I DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN), Muhammad Najib, sedang berada di Mesir untuk berbicara dalam sebuah konferensi yang diselenggarakan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Mesir.

Di sela-sela kunjungan ke Mesir, Muhammad Najib tentu saja menyempatkan diri mengamati krisis politik yang sedang terjadi di Mesir. Dalam pesan terakhir yang dikirimkannya pagi ini, Najib mengatakan, krisis Mesir kelihatannya akan berlangsung lama.

Usai bertemu dengan delegasi mahasiswa Indonesia dari delapan negara yang mengikuti konferensi di tempatnya menginap di Wisma Sumatera Selatan, Najib melihat-lihat kondisi di jalanan Kairo. Ia juga menyempatkan diri ke Giza dimana piramida berada.


"Wilayah ini biasanya penuh dengan turis. Kini sepi sekali hanya ada satu bus yang membawa turis asal China dan beberapa orang turis lokal. Banyak toko suvenir lebih memilih tutup," ujar Najib.

Pintu gerbang Rafah yang menghubungkan wilayah Mesir dengan Gaza, Palestina, juga ditutup sejak kudera yangd ilakukan Jenderal Abdel Fatah El-Sisi.

Sementara di pusat Kairo khususnya di sekitar Lapangan Tahrir dipenuhi kelompok penentang Muhammad Morsy. Adapun pendukung Morsy terus bertambah di Rab'ah Al Adawiyah. Para ulama dan tokoh Ikhwanul Muslimin silih berganti berpidato menyemangati. Mereka menuntut agar Presiden Morsy dikembalikan ke kursinya.

"Korban terus berjatuhan. Presiden Morsy kabarnya ditahan di Zagazig sekitar 200 kilometer dari Kairo. Tampaknya krisis politik yang melanda Mesir kini akan berlangsung lama," demikian Najib. [guh]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

UPDATE

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Mojtaba Khamenei

Jumat, 05 Juni 2026 | 08:19

Dolar AS Melemah dari Level Tertinggi Imbas Prospek Damai Timur Tengah

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:52

Emas dan Perak Menguat Jelang Rilis Data Tenaga Kerja AS

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:40

BEI Bidik Dana Besar dari Dalam dan Luar Negeri demi Topang IHSG

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:17

Bursa Eropa Hijau, Saham Bank dan Airbus Pimpin Reli

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:06

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Kenaikan Bahan Baku Berimbas terhadap Industri Makanan dan Minuman

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:54

Artis Fabiola Gabung Sindikat Penipuan Online

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:43

Hantu Kurs Dolar

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:28

Inflasi Kehormatan Letkol Teddy Indra Wijaya

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:08

Selengkapnya