Berita

anas urbaningrum/ist

KORUPSI HAMBALANG

Dua Orang Demokrat Bersaksi untuk Anas Urbaningrum

KAMIS, 04 JULI 2013 | 15:37 WIB | LAPORAN:

Seperti tiada akhir, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan kasus korupsi terkait Proyek Pembangunan Pusat Olahraga di Hambalang, yang menyeret menteri, politisi dan petinggi BUMN, jadi tersangka. Hari ini, KPK memanggil lagi beberapa orang saksi.

Untuk tersangka mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, hari ini KPK memanggil Ketua DPP Partai Demokrat, Didik Mukrianto, staf Partai Demokrat bernama Rezafi Akbar, Manajer Hotel Aston Tropicana bernama Yogi, dan karyawan PT. Adhi Karya bernama Muhamad Fadhil.

"Keempat saksi ini akan diperiksa untuk tersangka AU," kata Kabag Informasi dan Pemberitaan KPK Priharsa Nugraha, Kamis (4/7).


Pemeriksaan terhadap pengurus Partai Demokrat ini diduga terkait penyidikan KPK terhadap dugaan aliran dana korupsi ke penyelengaraan Kongres Partai Demokrat di Bandung tahun 2010 lalu .

Anas Urbaningrum telah menjadi tersangka karena diduga telah menyalahgunakan wewenangnya. Dia melanggar pasal 12 a, b atau pasal 11 UU 31/1999 tentang tindak pidana korupsi. [ald]

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya