fuad bawazier
fuad bawazier
Fuad Bawazier menilai pendeklarasian itu melanggar AD/ART karena mestinya diputuskan dalam Rapimnas.
"Saya kira itu merupakan hal biasa dalam alam demokrasi," ujar Ketua DPP Partai Hanura Saleh Husin kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 3/7).
Kritik seperti itu biasa dialami oleh partai besar atau partai yang sedang bergelit menjadi besar. Karena itu menurut Saleh Husin, tidak hanya di Hanura, partai lain juga mengalami hal yang sama. Ada satu dua orang yang tidak sepakat atas keputusan partai menetapkan seseorang sebagai capres.
"Kita akan jalan terus," tegas anggota Komisi V DPR RI ini.
Yang jelas, sambung Saleh, keputusan mendeklarasikan Wiranto-Hary Tanoe sebagai capres-cawapres diambil secara kolektif pada saat pembekalan caleg awal pekan ini.
"Apa yang diputuskan itu, tidak dari satu orang. Hadir semua caleg, BPH, DPD dari 33 provinsi," ungkap Saleh.
Apakah Fuad Bawazier tidak hadir dalam pengambilan keputusan itu?
"Mungkin pas pembekalan (caleg) itu tidak hadir," jawab Saleh. [zul]
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08
Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59
Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43
UPDATE
Senin, 06 April 2026 | 18:15
Senin, 06 April 2026 | 17:59
Senin, 06 April 2026 | 17:45
Senin, 06 April 2026 | 17:45
Senin, 06 April 2026 | 17:37
Senin, 06 April 2026 | 17:25
Senin, 06 April 2026 | 17:21
Senin, 06 April 2026 | 17:12
Senin, 06 April 2026 | 16:59
Senin, 06 April 2026 | 16:55