Berita

saleh husin

Saleh Husin Kembali Tegaskan Deklarasi Wiranto-HT Berdasarkan Perhitungan Matang

RABU, 03 JULI 2013 | 16:14 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Hanura kembali menegaskan pendeklarasian Wiranto-Hary Tanoesudibjo sebagai pasangan capres dan cawapres berdasarkan penghitungan yang matang. Hanura sudah mempertimbangkan segala sesuatunya.

"Tidak ujuk-ujuk deklarasi beliau berdua itu. Tentu semua sudah kita hitung plus minusnya," ujar Ketua DPP Partai Hanura Saleh Husin kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 3/7).

Saleh Husin menambahkan, deklarasi Wiranto-Hary Tanoe dilakukan setelah adanya permintaan yang kuat dari kader-kader Hanura di daerah. Para kader itu mengajukan permintaan itu setalah menerima masukan dari para konstituen di masyarakat.

"Nah pada saat pembekalan caleg yang dihadiri DPD dari 33 provinsi dan pengurus BPH, disampaikan keinginan tersebut. Kita bersyukur Pak Wiranto dan Pak Hary Tanoe menerima permintaan tersebut," jelasnya.

Menurut Saleh, duet Wiranto-Hary Tanoe ini membuktikan Hanura punya stok kader yang cukup. Pihaknya tidak perlu mencari figur dari partai lain untuk dipasangkan dengan Wiranto. Hal ini juga memastikan Hanura solid.

"Selama ini disebutkan Hanura akan pecah karena ada dua matahari. Justru ini membuktikan kita solid. Tidak ada faksi, apalagi perpecahan. Sekarang kader akan bekerja keras untuk mencapai target masuk 3 besar (pemilihan legislatif). Sekarang kami punya waktu yang panjang untuk sosialisasi pasangan tersebut sampai ke akar rumput," imbuh Saleh.

Tapi bagaimana tanggapan Anda banyak yang meragukan Hanura?

"Ada saja orang yang tidak senang, mencibir kenapa terlalu cepat dideklarasikan. Ini strategi kami dan kami yang lebih tahu. Terhadap cibiran kami anggap itu sebagai masukan agar dapat berbenah dan memperbaiki diri dan menutupi kekurangan yang ada sehingga tercapai apa yang diinginkan," jawabnya. [zul]


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya