amirsyah tambunan
amirsyah tambunan
Tapi, sebaiknya menolak status hukum dan eksistensi LGBT.
"Mestinya Komnas HAM secara jernih melihat bahwa LGBT prrilaku menyimpak maka HAM-nya harus dilakukan perbaikan (islah) terhadap prilaku menyimpang tersebut, bukan sebaliknya mengakui dengan membuat atural legal," ujar Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Dr. Amirsyah Tambunan kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 2/7).
Amirsyah menolak status dan keberadaan LGBT diakui, karena oreantasi seksual model seperti itu adalah pengingkaran kodrati, penyimpangan perilaku, dan pelanggaran tehadap ajaran agama.
"Indonesia sebagai negara hukum, maka HAM harus dipahami secara konstitusional yang disebut 'HAM Konstitusional'. Dengan membuat aturan mengakui eksistensi LGBT, akan mencederai konstitusi NKRI," tandas Dr. Amirsyah Tambunan. zul
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08
Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59
Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43
UPDATE
Senin, 06 April 2026 | 18:15
Senin, 06 April 2026 | 17:59
Senin, 06 April 2026 | 17:45
Senin, 06 April 2026 | 17:45
Senin, 06 April 2026 | 17:37
Senin, 06 April 2026 | 17:25
Senin, 06 April 2026 | 17:21
Senin, 06 April 2026 | 17:12
Senin, 06 April 2026 | 16:59
Senin, 06 April 2026 | 16:55