Berita

joko widodo

Jokowi harus Minta Izin Warga Jakarta Kalau Mau Nyapres

SABTU, 29 JUNI 2013 | 17:40 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Hasil survei dari hampir semua lembaga menempatkan Joko Widodo sebagai calon presiden yang memiliki elektabilitas paling tinggi. Saat ini terpulang kepada Gubernur DKI Jakarta itu sendiri apakah akan maju pada pemilihan presiden 2014 mendatang atau tidak.

"Sekarang terpulang ke dia sendiri," ujar pakar psikologi politik Hamdi Muluk kepada Rakyat Merdeka Online (Sabtu, 29/6).

Dalam pengamatan Hamdi Muluk, sampai saat ini, Jokowi masih menampik. Dalam berbagai kesempatan, Jokowi menegaskan dia masih konsentrasi membangun Jakarta. Selain itu, dia diamankan PDIP untuk memimpin Ibukota.


"Nggak tahu kalau keadaan sudah mepet banget, rakyat meminta-minta dia, bisa gitu kan?" ungkap pengajar di Universitas Indonesia ini.

Kalau memang pada akhirnya bersedia, menurut Hamdi Muluk, Jokowi harus meminta izin ke warga Jakarta, terutama yang memilihnya pada saat Pilkada lalu. Sebagaimana pernah ia lakukan kepada warga Solo saat ia hendak maju menjadi calon gubernur.

"Kalau direlakan, apa boleh buat. Tapi ini juga kita nggak tahu. Siapa tahu nanti tiba-tiba ada tokoh sekaliber Jokowi. Muncul bintang baru. Tapi fakta hari ini ya Jokowi paling meroket elektabilitasnya," jelas Hamdi.

Selain itu, masih kata Hamdi Muluk, dukungan dari PDI Perjuangan juga harus dipertimbangkan. Karena belum tentu Jokowi bisa nyapres kalau partai Megawati Soekarnoputri tak mendukungnya. Karena calon independen belum bisa maju di Pilpres.

"Karena dia bukan elit partai tulen. Artinya kalau PDIP tidak mau mencalonkan dia bagaimana? Kalau PDIP tidak memberi tiket, bagamana? Misalnya mereka memutuskan lebih baik Mega saja lah," tandasnya.[zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya