Partai Amanat Nasional (PAN) menyambut baik temuan Indonesia Corruption Watch (ICW). Dari rilis ICW, tak satu pun anggota PAN yang masuk dalam daftar anggota dewan yang diragukan komitmennya terhadap pemberantasan korupsi.
Atas temuan itu, Sekretaris Fraksi PAN, Teguh Juwarno, mengungkapkan partainya patut berbangga dan bersyukur. Apalagi kata dia, sejak awal PAN dibentuk, sebagai partai antikorupsi dan akan tetap menjaga komitmen tersebut.
"Fakta itu secara langsung menunjukkan bahwa arahan ketua umum PAN (Hatta Rajasa) untuk selalu menjadi musuh perilaku korup dijalankan semua kader," kata Teguh (Sabtu, 29/8).
Namun demikian, menurut Teguh, tidak pada tempatnya bila hal itu membuat mereka besar kepala dan lupa diri. Bagi Teguh, sejatinya rilis tersebut baru berupa peringatan kepada politisi agar tetap komit terhadap segala upaya pemberantasan korupsi.
“Kita semua sepakat bahwa musuh utama bangsa saat ini adalah korupsi. Karena itu, kami selalu konsisten dalam upaya pemberantasan korupsi. Termasuk konsisten untuk menindak tegas para anggota yang terbukti melakukan tindak pidana tersebut,†kata Teguh, anggota DPR yang mewakili daerah pemilihan Tegal-Brebes itu.
Kemarin, ICW merilis 36 anggota Dewan yang diragukan komitmennya dalam pemberantasan korupsi.
Indikatornya, politikus tersebut pernah disebut dalam persidangan kasus korupsi, atau bekas terpidana korupsi. Indikator lainnya, pernah diberi sanksi oleh Badan Kehormatan DPR, mengeluarkan pernyataan yang tak mendukung upaya pemberantasan korupsi, dan atau mendukung upaya revisi UU KPK.
Berikut nama 36 anggota Dewan yang dimaksud.
1. Aziz Syamsuddin (Golkar)
2. Desmond J Mahesa (Gerindra)
3. Herman Hery (PDIP)
4. Bambang Soesatyo (Golkar)
5. Edhie Baskoro Yudhoyono (PD)
6. Mahyudin (Golkar)
7. I Wayan Koster (PDIP)
8. Said Abdullah (PDIP)
9. Mirwan Amir (PD)
10. Abdul Kadir Karding (PKB)
11. Olly Dondokambey (PDIP)
12. Jhonny Allen Marbun (PD)
13. Ahmad Yani (PPP)
14. Syarifuddin Suding (Hanura)
15. Nasir Djamil (PKS)
16. Idris Laena (Golkar)
17. Achsanul Qosasih (PD)
18. Zulkifliemansyah (PKS)
19. Ignatius Mulyono (PD)
20. Nudirman Munir (Golkar)
21. Setya Novanto (Golkar)
22. Kahar Muzakir (Golkar)
23. Adang Darajatun (PKS)
24. Fahri Hamzah (PKS)
25. Ribka Tjiptaning (PDIP)
26. Pius Lustrilanang (Gerindra)
27. Melchias Marcus Mekeng (Golkar)
28. M Nasir (PD)
29. Vonny Anneke Panambunan (Gerindra)
30. Nazaruddin Sjamsuddin (PBB)
31. Sutan Bhatoegana (PD)
32. Marzuki Alie (PD)
33. Priyo Budi Santoso (Golkar)
34. Maz Sopacua (PD)
35. Charles Jonas Mesang (Golkar)
36. H Achmad Farial (PPP)
ICW mengimbau agar masyarakat tidak memilih mereka lagi pada Pemilu mendatang.
[zul]